Camat Japah Dorong Program “Jateng Gayeng Nginceng Wong Meteng”

INFODESA36 Dilihat

Blora, Infodesanews.com – Bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Japah menggelar sosialisasi GSI (Gerakan Sayang Ibu ) dan Pembentukan PIK Remaja di Balai Desa Tengger, dalam upaya penurunan angka kematian ibu karena hamil, melahirkan dan nifas serta penurunan angka kematian bayi di Japah di Mulai dari Kader PIK Remaja.

Hadir dalam kegiatan itu Camat Japah H. Kiswoyo, SH, MSi, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Japah Sri Kiswoyo, ketua Kader PKK desa Tengger,   Kader PKK, kader Kesehatan dan sejumlah remaja yang tergabung dalam PIK desa tengger.

” Yuk nginceng wong meteng,” ungkapnya.

Hal itu diungkapkan camat Japah H. Kiswoyo,SH. MSi dalam upaya mendukung Program Gubenur Jateng Ganjar Pranowo yang di canangkan bulan Juli 2016 lalu dalam upaya menurunkan angka kematian ibu (AKI) di wilayah Jateng.

” Dengan ikut Nginceng ( mengawasi ) warga sekitar kita yang sedang dalam masa kehamilan dan siap membantu jika akan terjadi proses kelahiran akan membantu menurunkan menurunkan angka kematian ibu dan bayi,” ungkapnya lagi.

Lebih lanjut lagi Kiswoyo menungkapkan keterkaitan dengan PIK ( Pusat Informasi dan Konseling Remaja) menjadi salah satu benteng di desa untuk mecegah peyumbang angka perkawinan usia Dini yang merupakan faktor peyumbang resiko tinggi kematian ibu dan anak.

Senada sengan itu Lis kiswoyo ketua Penggerak PKK kecamatan juga mengungkapkan dengan di fungsikan PIK di desa Tengger niscaya dapat membatu pemerintah terhadap upaya penurunan angka kematian ibu karena hamil, melahirkan dan nifas serta penurunan angka kematian bayi.

” PIK merupan wadah yang sangat relefan untuk membantu pemerintah mencegah terjadinya proses perkawinan usia dini,” ungkapnya.

” Serta Tujuan pik diantaranya menjadikan para remaja yang memiliki Kreatif, inovatif, produktif dan terampil dalam menghadapi kehidupan sekarang yang sudah modern,” pungkasnya.

Pada Kesempatan itu ketua PKK desa Tengger  Isnanik Murdono mengungkapkan pentinya PIK remaja dalam upaya meningkatkan pemahaman remaja tentang kesehatan reproduksi, menjadikan remaja tegar daam menghadapi masalah dan mampu mengambil keputusan terbaik bagi dirinya, maka pelayanan konseling sangan diperlukan remaja. Atas dasar itulah kemudian atas dasar prakarsa dari Pemerintah desa Tengger melalui PKK membentuk pusat pelayanan informasi dan konseling untuk remaja.

” Dengan Konsep yang diusung PIK-R adalah ‘dari, oleh dan untuk remaja’. sehingga di dapat model konsultasi dan diskusi antar remaja. Sebab, kita tahu bahwa para remaja lebih tertarik bercerita atau sharing dengan sesama remaja pula, ” jelas Isnanik.

” Dengan PIK remaja kita cegah perkawinan usia dini untuk keluarga yang lebih sehat dan sejahtra, ” pungkasnya. ( Aras)