Dinporabudpar Tampil di Gebyar Ramadhan Bersama Duta Wisata Blora 

INFODESA51 Dilihat

BLORA, INFODESANEWS – Talk Show Gebyar Ramadhan yang di adakan selama bulan Ramadhan kali ini dari Dinas Dinporabudpar di depan Taman Love Alun-alun Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Kepala Dinporabudpar Blora Iwan Setiyarso menyampaikan, terima kasih untuk talk show ramadhan ini kebetulan Dinporabudpar dapat giliran untuk ngisi panggung kita bersama teman-teman menyajikan kesenian seni barong, kemudian dikemas dengan talk show yang menampilkan anak-anak muda kita yang berprestasi, prestasi untuk mengelola UMKM dari temen-temen PKKP

Dinporabudpar bersama Mbak Ratih ini sebagai sangar seni stimulus generasi muda untuk tetap melestarikan kebudayaan dan ada Mbak Nabila dan Mas Aditya duta Wisata,” terangnya.

Lanjutnya, yang ternyata memang dari duta Wisata ini banyak memperoleh manfaat dan bisa jadi bekal mereka untuk bermasyarakat dan tadi disampaikan positif sekali dari beberapa kegiatan itu.

Kemudian berkaitan dengan olahraga memang dari sekitar 45 cabur yang ada ini memang pasang surut tidak semua bisa up semua tapi kita dengan teman-teman Koni, NPCI, Korni kita berupaya untuk bisa memberikan kesempatan berolahraga kepada masyarakat

“Jadi ada yang lewat Koni, NPCI ada yang lewat Korni termasuk ini yang jadi upaya dan usaha Bupati adalah meneruskan pembangunan lapangan kerja Kridaloka,” tutur Iwan

Iwan menambahkan, kita ini berupaya Pak Bupati dengan Dinporabudpar untuk melakukan pendekatan Kemenpora dan PUPR, mohon doanya nanti semoga bisa terealisasi. Kemarin kami memperkirakan sekitar 15 tapi nanti tergantung teman-teman kajian teman-teman Kemenpora dan PU melihat kondisi lapangan cuma hitungan kami sekitar 15 Miliar lagi.

“Itu revitalisasi tapi yang jelas ukurannya sudah standar cuma memang untuk fasilitas pendukungnya karena memang apa ya lahannya yang ada seperti itu ya nanti kita maksimalkan seperti itu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, inovasi kita mencoba melibatkan Blora menjadikan Blora setting untuk beberapa kegiatan yang sifatnya mungkin nasional, ini rencana ada sekitar pembuatan film dengan menggunakan tema hutannya itu cocok di Blora kemungkinan daerah Nglangkrang dari star fashion kemudian backgroundnya rumah sinderan.

“Lokasinya sekitar pasar sore harapan kami itu nanti bisa memicu teman-teman yang lain dari ibu kota untuk membuat film dengan background atau setting daerah Blora ini sudah film yang kedua kelihatannya jadi harapannya nanti banyak bintang yang masuk memproduksi dengan background Blora,” pungkasnya.