Gara-gara kurang konsentrasi, mobil pickup hantam bus, dua orang meninggal di jalan pati-juwana

INFODESA26 Dilihat

Pati, Infodesanews.com – Karena kurang konsentrasi sebuah mobil pickup menghantam bus di jalan Pati-Juwana Turut Desa Gadingrejo Kecamatan Juwana Kabupaten Pati pagi dini hari tadi. Selasa, (09/01/2018)

Kejadian ini bermula dari sekitar pukul 01.30 WIB Bus  Pahala Kencana Bernopol B-7867-QZ yang dikemudikan oleh kasmuri (39) Warga Cakung Jakarta Timur berjalan dari arah barat ke timur dengan kecepatan sekitar 60 km/jam, dari arah berlawanan berjalan Mobil Pick Up bernopol AG-9493-PB (timur ke barat) yang dikemudikan Muh Abdul Gofar (26) Warga Desa Plukaran Kecamatan Gembong Kabupaten Pati dengan kecepatan sekitar 60 km/jam. Sesampainya di Jalan Pati-Juwana Turut Desa Gadingrejo Kecamatan Juwana dikarenakan pengemudi Mobil Pick Up kurang konsentrasi, maka mobil pick Up tersebut oleng kekanan lalu menghantam Bus Pahala Kencana tersebut.  Saat dievakuasi oleh petugas kepolisian dibantu warga sekitar, posisi kedua kendaraan tersebut tepat berada di tengah badan jalan sebelah utara.

Dalam kejadian tersebut, sopir pick up mengalami robek dibagian pelipis sebelah kanan. Sedangkan penumpangnya bernama Nur Hidayah (26) Warga Plukaran Gembong  mengalami patah tangan dan kaki sehingga dibawa ke RSUD Soewondo untuk mendapatkan penanganan medis. Korban lainnya yang juga mendapatkan penanganan medis adalah balita berumur 1 Tahun bernama Arya Muntaha yang mengalami hantaman pada dahi kanannya.

Namun, 2 orang penumpang lainnya meninggal dunia ditempat kejadian yaitu Balita yang berumur 3 Tahun Bernama Ago Ganjo mengalami patah kaki kanan kiri dan frontal pada dahi dan Erna Yanti (46) Warga Desa Pakunden RT 01 RW 05 Kec. Sukorejo Kab. Blitar Jawa Timur yang mengalam luka pecah kepala, tangan kiri patah, patah kaki kanan dan kiri.

“Petugas polsek juwana segera meluncur ke lokasi kejadian dan segera melakukan pertolongan. Kemudian Petugas kami segera melakukan evakuasi kepada salah satu balita agar segera mendapatkan penanganan medis dan bisa diselamatkan,” tutur Kapolsek Juwana AKP Didi Dewantoro