Jelang Haornas, 400 Anak Ikuti Tes Pemanduan Bakat

INFODESA45 Dilihat

MAGELANG, infodesanews.com – Bertepatan dengan momen puncak peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) XXXIV tahun 2017, Kemenpora RI melakukan tes pemanduan bakat olahraga pada 400 anak di Kota Magelang. Mereka berusia 12-14 tahun dan berasal dari SMP/MTs se-Kota Magelang baik negeri maupun swasta.

Tes pemanduan bakat olahraga berlangsung di SMK 1 Magelang, Selasa, (5/9). Anak-anak pelajar ini mengikuti tes dengan 10 item, seperti pengukuran tinggi badan, rentang tangan, loncat, lempar bola basket, lempar bola tenis dengan sasaran, dan tes kecepatan lari.

Kabid Pengembangan dan Pemanduan Bakat Olahraga Kemenpora, Muh Azis Ariyanto mengatakan, tes berlangsung selama dua hari sampai Rabu (6/9). Anak sebanyak 400 itu terbagi dalam dua gelombang baik putra maupun putri.

“Kita gandeng instruktur dari guru-guru SMP bidang olahraga di Kota Magelang. Mereka mengarahkan peserta untuk menjalani tes dari satu item ke item lainnya,” ujarnya di sela tes.

Dia menuturkan, tes pemanduan bakat olahraga ini baru pertama kali diadakan di Kota Magelang. Tahun ini ada delapan kota/kabupaten yang menjadi tempat tes pemanduan bakat olahraga dengan waktu berbeda.

“Kami butuh data calon-calong atlet potensial dari daerah. Khususnya yang nonprestasi, karena ada banyak juga yang seusia mereka sudah berprestasi di berbagai cabang olahraga. Khusus untuk tes ini, anak-anak yang belum memiliki prestasi tapi potensial,” katanya.

Setelah tes selesai, katanya, data akan diolah Kemenpora selama lebih kurang 2 minggu. Hasilnya berupa rekomendasi yang akan disampaikan ke dinas olahraga kota setempat, dalam hal ini Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang.

“Nanti kita rekomendasikan anak ini bakatnya olahraga ini, anak itu bakatnya cabor itu. Hasil ini menjadi database dinas setempat yang ke depannya akan sangat berguna. Berdasar data ini pula, kota setempat bisa melakukan pembinaan lebih lanjut,” jelasnya.

Kabid Olahraga Disporapar Kota Magelang, Catur mengaku, merasa beruntung ketempatan tes pemanduan bakat olahraga ini. Selain biaya ditanggung Kemenpora, hasil dari tes ini pun sangat bermanfaat untuk pembinaan olahraga ke depan.

“Selama ini kita tidak memiliki database atlet potensial yang bisa berlanjut ke pembinaan lebih mendalam. Maka, kami sangat menyambut baik di momen Haornas ini ketempatan tes pemanduan bakat,” tuturnya.

Usai tes ini, pihaknya menunggu hasil rekomendasi dari Kemenpora. Hasilnya nanti akan menjadi acuannya untuk melakukan pembinaan. Bukan tidak mungkin akan memasukkan anak-anak potensial nanti ke Pusat Pelatihan Olahraga Prestasi (PPOP) Kota Magelang.

“Kita sudah punya PPOP yang diisi atlet-atlet potensial berkembang menjadi profesional. Selain kita punya data lengkap, juga bisa memasukkan anak-anak peserta tes pemanduan bakat ini ke dalam PPOP. Tentu berdasarkan rekomendasi Kemenpora,” ungkapnya. (Awe)