Kebupaten Blora Menggelar Festival Budaya Spiritual 2024

NASIONAL, PARIWISATA46 Dilihat

BLORA, INFODESANEWS – Direktorat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa Kemendikbud Ristek RI menggelar Rangkaian Festival Budaya Spiritual 2024 selama 3 hari mulai Senin hingga Rabu (8-10/7/2024).

Dikemas dengan berbagai acara, mulai dari pertunjukan kesenian khas Blora, sarasehan, hingga rembug sedulur sikep, dan mapak Mbah Suro di Pendopo Pengayoman Plosokediren, Randublatung.

Kegiatan itu diselenggarakan oleh Ditjen Kebudayaan, Kemendikbud Ristek bekerjasama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora.

Kepala Dinas Pariwisata Olahraga dan kebudayaan Kabupaten Blora, Iwan Sitiyarso menyampaikan, kegiatan Festival Budaya yang digelar di Alun-alun ini merupakan Rangkaian kegiatan festival Budaya yang akan di laksanakan selama tiga hari yaitu pada tanggal 8-10 Juli 2024, dengan berbagai kegiatan di antaranya adalah Gelar Seni Pertunjukan Rakyat (Gesper), Sarasehan, Pentas teater Sangkan Paraning Dumadi dan Rembug Sedulur Sikep, “Ngukuhi Wonge, Nutugne Babadane dan mapag sasi Suro di Pendopo Pengayoman Plosokediren, Kecamatan Randublatung.

Sedulur Sikep (sebutan masyarakat adat Samin) memiliki pandangan yang mendalam terkait dengan Festival Budaya Spiritual.

“Nanti tanggal 10 agak siang nanti rembuk sedulur sikap yang insya Allah nanti perwakilan bupati atau yang mewakili bisa kumpul di sana yang punya naskah Samin dari Rembang, Kudus, Pati, Bojonegoro dan Blora,” ucapnya

Iwan menambahkan, kalau basisnya masyarakat Samin saling menghargai, karena masyarakat satu ajaran yang menjunjung tinggi kebenaran kemudian mencintai alam, saling menghargai kehidupan nilai-nilai yang akan ditanamkan kepada masyarakat

“Saya kira kalau ini nanti kita harapkan masyarakat bisa mandiri mengadakan beberapa agenda kegiatan di mana itu nanti akan muncul ruang untuk masyarakat,” terangnya.

Lanjutnya, untuk memunculkan seni dan budayanya, Ini sebenarnya sudah kita lihat Di beberapa desa ini kan sudah mulai muncul dan dilakukan bukan hanya wayangan saja, sudah model ada grebeknya ada penampilan seni-seni kekayaan lokal seperti itu.(SM/Red)