Kegiatan Kearifan Lokal lomba Fashion Menuai Kecaman Pesertanya

INFODESA44 Dilihat

Lampung Selatan. Infodesanews.com – Kegiatan Kearifan Lokal yang di selenggarakan oleh Kementrian Pemuda dan Olah (Kemenpora) tingkat pusat yang berlangsung di tempat Wisata Bendungan (Wisbend)  Desa Talang Baru Kecamatan Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan menui kekecewaan.

Hal tersebut terbukti dari cara penguman dan pembagian hadiah lomba  Fashion tingkat anak-anak SD dan TK  yang di ikuti oleh beberapa peserta yang di nilai tidak professional oleh para peserta.

Menurut salah satu orang tua peserta Habibi (35) Desa Kotadalam Kecamatan Sidomulyo mengatakan bahwa dirinya sangat kecewa dengan cara kerja panitia penyelenggara yang di anggap tidak professional terkait pelaksanaan pengumuman dan pembagian hadiah.

“Pengumuman dan Pembagian hadiah untuk para pemenang lomba Fashion  yang telah di putuskan dan di umumkan saat pelaksanaan lomba pada  tanggal 10 Desamber 2017 yang lalu untuk pengumuman dan pembagian hadiahnya  pada tanggal. 31/12/2017,  namun ketika saya datang bersama anak saya pada hari  dan tanggal yang di tentukan oleh pihak panitia penyelenggara , ternyata acara tersebut sudah di laksanakan dengan cara membagikan hadiahnya kerumah rumah  para pemenangnya masing-masing.

Lanjut Habibi. lantas kami tanyakan ke pihak pengelola tempat Wisata Wisben. tapi pengelola tempat wisata tersebut tidak mengetahui karna pihak pengelola hanya memfasilitasi tempat saja, bahkan tempatnya gratis.”kata Habibi kepada Infodesanews.com.

Yang kami Sesalkan bukan soal hadiah nya tapi menejemen panitia penyelenggara yang tidak professional, dan tidak ada pemberitahuan sebelumya ketika pelaksanaan pembagian hadiah sudah di laksanakan sebelum waktu yang menjadi ketentuan,

“Ini yang menjadi pertanyaan saya Mas, ada apa ini,  soalnya ketika saya tanya ke salah satu panitia penyelenggara, kenapa pelaksanaan tersebut ko terkesan mendadak dan terburu-buru,  pihak panitia menjawab, iya maaf pak soalnya acaranya kami percepatan, Karna kami mengejar untuk laporan soalnya kami janji tanggal 31 Desember memberikan laporan kegiatan,”kata Habibi seraya menirukan jawaban dari pihak panitia penyelenggara.

Karna kegiatan tersebut penyelenggara nya dari pihak Kemenpora yang dilaksanakan oleh pihak panitia setempat, artinya kalo sampai tanggal 31 Desember belum memberikan laporan kegiatan, artinya kegiatan tersebut kan fiktiv Mas  ,makanya pihak panitia buru-buru melaksanakan pengumuman dan pembagian hadiahnya di percepat.”tukas Habibi.

Salah seorang pihak panitia penyelenggara mengatakan, oh ya pak saya ga bisa ngasih keterangan, sebaiknya bapak konfirmasi langsung ke pembimbing kami soalnya keputusan ada pada beliau. “kata Firman kepada Infodesanews.com. melalui pesan Watshaap nya. Senin (1/1/2018) sekitar jam 18.13 WIB.

Sementara itu  pembimbing penyelenggara kegiatan  atas nama Ami Jejen menjelaskan ,bahwa adik-adik panitia memajukan pembagian hadiah yang seharusnya tanggal 31 Desember menjadi tanggal 24 Desember Karna adik-adik panitia tidak memperhatikan batas ahir kegiatan yaitu tanggal 24 Desember  saat penetapan pembagian hadiah.  makanya saya menyuruh adik-adik panitia untuk meminta maaf.”kata Ami Jejen kepada Infodesanews.com, melalui pesan Watshaap nya, Senin (1/1/2018)    (SG)