Polres Blora Kembali Tangkap Pelaku Penebangan Hutan Jati Ilegal

INFODESA48 Dilihat

Blora, Infodesanews.com – Penangkapan pelaku penebangan liar pohon atau “illegal logging” di dalam kawasan hutan petak 69 RPH sumengko BKPH Boto, KPH Randublatung, turut Desa Bodeh Kecamatan Randublatung, Blora.

“Kami berhasil mengamankan seorang pelaku beserta barang bukti di lokasi kejadian perkara,” kata Kepala Kepolisian Resor Blora AKBP Saptono melalui Kasat Reskrim AKP Herry Dwi Utomo.

Ia mengungkapkan, aksi penebangan hutan secara ilegal tersebut dilakukan oleh Wartono (28) bersama puluhan rekannya  warga Dukuh Bapangan, Desa Menden, Kecamatan Kradenan, Blora.

“Berawal dari enam anggota gabungan Polisi Hutan bersama anggota Sat Shabara Polres Blora yang sedang berpatroli mendengar suara adanya tebangan di lokasi tersebu, kemudian langsung mendatangi lokasi dan melakukan pengejaran,” ujar Kast Reskrim.

Ia menambahkan, pelaku tertangkap tangan di tempat kejadian perkara (TKP) tengah melakukan pemotongan dan mengolah kayu menjadi berbentuk balok-balok. Dengan menggunakan Sepeda Motor para pelaku mengangkut hasil penebangan kayu jati.

Sempat terjadi ketegangan antara petugas dengan Blandong sebutan Pencuri Kayu, mereka sempat melawan petugas dengan mengacungkan kampak dan gergraji yang mereka bawa. Petugas Sat Shabara yang bersenjata lengkap meletuskan tembakan peringatan ke udara. Para komplotan pencuri kayu yang ketakutan lari berhamburan dan tertampaplah satu pelaku bernama Wartono berserta barang buktinya.

“Sempat terjadi perlawanan oleh petugas.  Pada akhirnya tertangkaplah satu pelaku pelaku langsung dibawa ke Mapolres Blora bersama barang bukti berupa alat pemotong kayu, juga beberapa potongan kayu jenis pohon bayur yang telah diolah menjadi balok-balok, berikut sepedah motornya.” Terang AKP Dwi Herry.

Tersangka dijerat dengan pasal 12 huruf b Jo pasal 82 ayat 1 huruf b dan atau UU RI no 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan Jo 55 ayat 1 KUHP.

Lebih lanjut, ia memaparkan, untuk menjaga kawasan hutan Kabupaten Blora yang luas dengan kondisi yang juga sulit dijangkau, polisi berharap dukungan masyarakat setempat turut berpartisipasi menjaga dan memproteksi hutan dari ancaman penebangan liar.

“Ini merupakan kerja sama antara Polres Blora dengan polisi hutan untuk menjaga kelestarian ekosistem hutan.  Perlunya sinergitas semua pihak untuk menghindari perambahan atau ilegal logging dan kami juga berharap semua pihak turut mengawasi dan menjaga hutan demi menjaga asset negara dan juga mencegah bencana alam,” pintanya.(ARr/IKS)