RATUSAN MASYARAKAT DAN KOPASSUS BERSINERGI UNTUK LESTARIKAN GUNUNG KAPUR (KARST) CIAMPEA BOGOR

INFODESA61 Dilihat

 

Bogor- Infodesanews, Kali ini ratusan masyarakat berasal dari berbagai komunitas gabung dan bersinergi bersama anggota Batalyon-14 Grup-1 Kopassus dalam kegiatan pelestarian alam, sejarah dan budaya di Gunung Kapur (Karst) Ciampea.

Kegiatan digunung yang bertemakan “PENYELAMATAN GUNUNG KAPUR CIAMPEA UNTUK MEMPERTAHANKAN SEJARAH DAN BUDAYA SEBAGAI TONGGAK PEMERSATU BANGSA” ini diselenggarakan dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi Gunung Kapur Ciampea yang ke-2 yang akan terus diperingati setiap tanggal 30 Desember.

Ir. Chitra Mukhsin selaku Ketua Panitia dan Ketua Korps Menwa Mahawarman IPB dalam sambutannya menyampaikan : “Disini kita meneruskan apa yang sudah disepakati tahun lalu oleh puluhan komunitas bahwa tanggal 30 Desember adalah Hari Karst Ciampea, dan hal ini kita jadikan moment untuk membangkitkan semangat dalam rangka untuk menjaga dan melestarikan segala potensi yang ada di Gunung Kapur Ciampea ini.”

Acara yang dihadiri oleh lebih dari 300 peserta yang berasal dari lebih dari 50 Komunitas ini tidak hanya berasal dari pegiat alam saja. Berbagai komunitas hadir disini, mulai dari pegiat alam, pegiat budaya, mahasiswa, pelajar, komunitas motor, komunitas mobil, komunitas radio dan sebagainya. Mereka hadir sebagai bukti kepeduliannya terhadap kelestarian Gunung Kapur Ciampea ini.

Berbagai kegiatan dilaksanakan dalam acara ini seperti Campcer, Musik Tradisional Karinding, Akustik, Diskusi Alam, Nobar, Opsih, Penanaman Pohon dan Pemasangan papan nama Goa. Menurut Azis nara sumber dari Lawalata IPB menyampaikan bahwa Gunung Kapur (Karst) ini terbentuk sejak jutaan tahun yang lalu serta memiliki fungsi untuk menyimpan air. Sementara Eko Wiwit Arengga menyampaikan bahwa gunung ini adalah saksi bisu sejarah perjalanan panjang para leluhur kita, sehingga banyak meninggalkan jejak-jejak sejarah atau artefak seperti Arca dan sebagainya yang tak ternilai harganya, namun saat ini sudah mengalami banyak kerusakan yang terutama diakibatkan oleh penambangan liar selama ini.

Sementara itu Mayor Inf Wahyo Yuniartoto, SE selaku Komandan Batalyon-14 Grup-1 Kopassus dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kopassus sangat mengapresiasi semangat dan kecintaan para pegiat alam dalam memperjuangkan serta melestarikan alam, untuk itu kita harus setia terhadap alam, kesetiaan kita haruslah seperti matahari yang tak pernah mengingkari janjinya, demikian pula dengan kopassus yang akan selalu hadir untuk mensupport di setiap kegiatan dengan membantu mengatasi permasalahan masyarakat maupun lingkungan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat terutama di Bogor ini.