Sinergi Instansi Terkait Siap Amankan Natal Dan tahun Baru 2018

INFODESA36 Dilihat

Blora, Infodesanews.com – Apel Sinergi Operasi Lilin Candi 2017 upaya mengamankan Natal dan Tahun Baru 2018 yang digelar dihalaman Mapolres Blora ini, bukan hanya diikuti oleh anggota Polri saja, melainkan juga diikuti oleh TNI, Sat Pol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, Senkom, Pramuka Saka Bhayangkara, serta gabungan PMI dan Dinas Kesehatan Kab. Blora, Kamis (21/12/2017).

Upacara difasilitasi oleh Polres Blora dengan dihadiri Kapolres Blora AKBP Saptono dan jajarannya, Dandim Blora Letkol Inf Ryzadly Syahrazzy Themba dan Kepala Kementerian Agama dan Kajari Blora serta unsur Forkopimda Blora.

Dalam apel gelar pasukan ini dilakukan pula pengecekan setiap pasukan yang nantinya akan terlibat dalam pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2018.

Sebelumnya, Kapolres Blora AKBP Saptono, S.I.K, M.H menyebut bahwa operasi lilin ini akan dimulai mulai dari 22 Desember 2017 hingga 2 Januari 2018, dengan sasaran pengaman di tempat-tempat Ibadah dan tempat-tempat wisata serta jalur-jalur yang diperkirakan akan menjadi jalur favorit bagi para pengguna jalan akan bepergian.

Acara Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi 2017 dipimpin langsung oleh Bupati Blora H. Djoko Nugroho. Memasuki inti acara, tiga orang perwakilan petugas dari Kepolisian, TNI, dan Dinas Perhubungan maju ke depan panggung. Pada bahu kiri ketiga petugas itu disematkan pita berwarna putih biru oleh Bupati Blora sebagai simbol dimulainya operasi Lilin Candi 2017.

Dengan membacakan amanat dari Kapolri Jendral Pol. Muhammad Tito Karnavian Bupati mengatakan, diadakannya operasi tersebut memang bertujuan untuk mengamankan jalannya perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Terutama dalam mengantisipasi segala bentuk ancaman maupun teror yang dapat berpotensi memicu konflik. Lanjutnya, dalam operasi ini juga pihaknya mengajak semua elemen dan kelompok masyarakat agar berpartisipasi dalam terciptanya keamanan bersama.

“Operasi yang dimulai Sabtu (22/12/2017) sampai tanggal 2 Januari 2018 ini untuk memang untuk mengantisipasi segala bentuk gangguan seperti ancaman, teror, bahkan sweeping saat perayaan Natal dan Tahun Baru. Dalam operasi ini kami kedepankan tindakan preventif dan tentunya juga penindakan secara hukum,” katanya.

Sambungnya, dalam operasi kali ini juga pihaknya tak segan-segan mengambil tindakan kepada para pelaku tindak kejahatan maupun orang-orang yang kedapatan melakukan aksi sweeping ke sejumlah tempat.

Selain memfokuskan kepada kejahatan jalanan dan gangguan di masyarakat, Pihaknya juga akan menjaga kelancaran lalu lintas di setiap titik yang berpotensi menimbulkan kemacetan.

“Jika ada yang sweeping lakukan tindakan tegas, untuk kelancaran lalu lintas, Polisi juga tentu akan berlakukan rekayasa lalu lintas,” tukasnya.

Di akhir gelar apel, Bupati Djoko Nugroho menyampaikan ucapan Selamat Natal 2017 bagi umat Kristiani dan Tahun Baru 2018.

“Mengakhiri tahun 2017, mari kita selesaikan tugas-tugas itu agar Blora tetap kondusif dan nyaman. Kepada saudara-saudara yang merayakan, saya atas nama pribadi, keluarga dan Pemkab Blora mengucapkan selamat Natal dan tahun baru 2018. Lakukan perayaan natal dengan nyaman dan indah,” ucap Bupati Djoko Nugroho.

Bupati menyampaikan bahwa Jalan Cepu-Blora-Rembang, Jalan Cepu-Blora-Purwodadi-Semarang belum cukup satu tahun setelah ada peningkatan menjadi jalan nasional sekarang keramaiannya sudah bisa dirasakan.

“Intensitas kendaraan yang lewat semakin padat dan fokus persoalan kita. Tetapi jangan lupa ini menjadi bagian cermin pertumbuhan ekonomi. Nanti jalan mulai dari Bangkle sampai dengan pabrik rokok Sampoerna akan dilebarkan satu setengah meter,” jelas Bupati.( IKS)