Tak Kunjung Selesai Dana Rp. 250 Juta Sia-Sia

INFODESA49 Dilihat

Lampung Selatan, Infodesanews.com – Proyek program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) II Tahun 2015 di Desa Panca Tunggal, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan, menjadi sorotan Komisi A DPRD setempat. Pasalnya, hingga sampai saat ini, salah satu program besutan dari Menteri PUPR tersebut tak kunjung selesai.

Proyek pengeboran “Sumur Dalam” yang dianggarkan pemerintah Provinsi Lampung dari pendanaan APBN program Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) yang menelan anggaran hingga mencapai 250 juta itu, hingga kini kondisinya seakan masih mangkrak  dan tak kunjung diselesaikan.

Hal tersebut diketahui pada saat Anggota Komisi A DPRD Lamsel melaksanakan kegiatan kunjungan kerja lapangan ke Desa Panca Tunggal.

Menurut M. Syaiful Anwar, ST, salah satu anggota dewan Lamsel mengatakan bahwa, dalam persoalan Pamsimas tersebut, pihaknya meminta kepada pihak pendamping untuk segera menindak lanjuti permasalahan ini dengan instansi terkait yakni Pemerintah Provinsi Lampung.

“Yang pasti ini kan masih menjadi tanggung jawab mereka (tim pendamping,red), harusnya segera menindak lanjutinya dong,”ungkap Syaiful kepada Infodesanews.com, Jum’at (15/09/17).

“Memang tim pendamping sudah memberikan saran masukan kepada pemerintah desa, untuk pengeboran menggunakan anggaran DD. Tapi menurut saya, akan lebih effisien bila dana desa dialokasikan untuk perluasan jaringan saja, itu malah lebih bermanfaat bagi masyarakat,”tambahnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun Infofesanews.com sebenarnya proses proyek pengeboran telah dilakukan, namun tidak ada air yang keluar. Meski titik pengeboran sudah berpindah beberapa kali namun tak juga membuahkan hasil hingga akhirnya proses pengeboran terhenti.

Dilain sisi, para anggota dewan setempat juga menemukan adanya kejanggalan pada program Pamsimas di Desa Panca Tunggal tersebut ditemuka kejanggalan. Pasalnya, pembangunan tower penampung sudah selesai.

“Saya masih belum ngerti, kok bisa ya sumur belum ada tapi tower penampung malah sudah selesai,”pungkasnya.(SG)