Pemkot Magelang Anggarkan Rp 225 Juta untuk Shelter PKL Tuguran

INFODESA72 Dilihat

MAGELANG, infodesanews.com – Pemkot Magelang bakal kembali membuat shelter permanen yang diperuntukkan bagi pedagang kaki lima (PKL). Kali ini akan membuat shelter PKL di kawasan Jl S Parman Magelang, ruas jalan yang menjadi akses menuju kampus Universitas Tidar (Untidar) di Kampung Tuguran, Kota Magelang.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang, Joko Budiyono mengatakan, pembuatan shelter permanen ini guna menampung para PKL yang sebelumnya mendirikan lapak di pinggir Jl S Parman. Pembuatan ini agar ruas jalan tersebut terkesan bersih, rapi, dan indah.

“Jl S Parman itu kan akses menuju kampus Untidar yang banyak dilalui orang. Kalau ada PKL di pinggir jalan yang tidak tertata kesannya semrawut dan jelek. Maka, kami berencana membuat shelter permanen yang lebih bagus dan mengubah kesan menjadi rapi,” ujarnya saat dihubungi, kemarin.

Dia menjelaskan, lokasi pembuatan shelter permanen rencana akan menempati lahan milik Kodam IV/Diponegoro yang berada di kompleks perumahan Secaba. Lokasi masih berdekatan dengan Jl S Parman, tapi sedikit masuk ke dalam atau tepatnya di sisi selatan taman kanak-kanak.

“Memang tidak persis di pinggir Jl S Parman, tapi masih dekat dan terjangkau,” katanya.

Menurut rencana, kata Joko, pembuatan fisik shelter akan dimulai tahun 2018 mendatang dengan anggaran biaya sekitar Rp 225 juta dari APBD Perubahan 2017. Saat ini pihaknya sudah mengajukan proses perijinan ke Kodam IV/Diponegoro sebagai pemilik tanah.

Pihak Kodam sepertinya akan menyetujui rencana shelter PKL tersebut. Shelter itu nantinya dapat menampung sekitar 20-25 PKL. Setelah jadi, semua PKL yang sekarang ada di jalan tersebut sekitar 25 PKL nanti harus pindah,” jelasnya.

Rencana pembuatan shelter permanen untuk PKL sendiri seiring dengan diperbaikinya Jl S Parman yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Magelang. Termasuk rencana penanaman tanaman pohon tabebuya untuk mempercantik kawasan tersebut.

“Perbaikan Jl S Parman memang garapan kami di DPU dan sampai sekarang masih terus berlangsung. Selama proyek perbaikan ini, para PKL sementara masih berjualan di sisi-sisi pinggir jalan dengan lapak seadanya,” tutur Plt Kepala DPUPR Kota Magelang, Yonas Nusantrawan. (Awe)