Kamis, 24 September 2026
NASIONAL 28 Mei 2018, 21:27 WIB 2,130 kali dibaca Bukti Tayang (PDF)

1.688 Petugas Gabungan Kepolisian Dan TNI Diturunkan Untuk Mengamankan Hari Raya Waisak

Jurnalis / Kontributor: Redaksi
Jumlah Tayang: 2,130 tayang
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

1.688 Petugas Gabungan Kepolisian Dan TNI Diturunkan Untuk Mengamankan Hari Raya Waisak
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Magelang, Infodesanews.com – Guna mengamankan jalannya perayaan Tri Suci Waisak 2562 BE 2018, Polres Magelang Polda Jateng melangsungkan Gelar Kesiapan Personil dilangsungkan di Lapangan Drh.Soepardi Kota Mungkid, Senin, (28/5/2018).

Sebanyak 1.688 petugas gabungan dari Kepolisian dan juga TNI diturunkan untuk mengamankan perayaan Hari Raya Waisak Nasional Umat Budha Indonesia 2562 BE 2018 yang berlangsung pada 25 -29 Mei 2018 mendatang.

Kapolres Magelang AKBP Hari Purnomo, mengatakan, dalam rangka melaksanakan kegiatan pengamanan rangkaian Waisak, pihaknya melibatkan petugas gabungan sebanyak 1.688 orang terdiri dari 1.281 anggota polisi, 402 anggota TNI, Ormas 30 ,Satpol PP, Damkar dan Dishub.

Menurutnya, terdapat dua hal yang perlu diantisipasi yakni gangguan Kamtibmas dan gangguan Kamseltibcar Lantas.

Fokus pengamanan, lanjutnya, dari gangguan kamtibmas yakni aksi terorisme, premanisme dan kelompok radikal .

“Sementara untuk Kamseltibcar Lantas adalah potensi kemacetan lalu lintas. Pasalnya acara menggunakan jalan protokol sehingga perlu ada rekayasa lalu lintas,” ujar Hari, Senin (28/5/2018), usai memimpin Apel Kesiapan Pengamanan Waisak Nasional Umat Buddha Indonesia 2562 BE 2018 di Lapangan drh Soepardi, Sawitan, Mungkid, Magelang.

Dikatakan Hari, Waisak sendiri sejatinya sudah dilaksanakan 25 – 26 Mei 2018 dengan pengobatan gratis, 27 Mei 2018 untuk pengambilan air suci Grobogan, 28 Mei untuk pengambilan air suci dari Temanggung.

“Tanggal 29 Mei 2018 menjadi acara puncak dan besok kita lakukan pengamanan acara. Tugas kita memastikan kegiatan ini lancar, tidak ada gangguan kamtibmas. ancaman terorisme, adanya kelompok yabg menggagalkan kegiatan ini, dan juga premanisme,” katanya.

rekayasa lalu lintas, lanjutnya, akan dilakukan di jalan menuju Candi Mendut hingga ke Candi Borobudur di mana pawai atau arak-arakan dilakukan di jalan protokol sejauh 3-4 kilometer.

“Rekayasa lantas sudah benar mengurangi kemacetan, kegiatan prosesi waisak nanti akan dilaksanakan pawai dan jalan kaki candi mendut ke borobudur, melalui jalan protokol,” terangnya.

Menurutnya, Pihaknya akan secara ketat melakukan pengamanan di setiap pintu masuk Candi untuk antisipasi penyusup. Petugas pengamanan ditempatkan di titik-titik strategis dan sudah dibriefing dalam Tactical Floor Game untuk pengamanan Candi Borobudur.

“Prioritas pengamanan terhadap aksi teroris dan aksi intoleransi. jangan sedikitpun lengah dan menganggap remeh. Petugas harus selalu siap siaga,” pungkasnya. Ndi

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Kamera Mirrorless 4K WiFi Ultra HD Kit Lensa
Rp 3.499.000 Rp 5.200.000
Beli di Shopee
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Smartphone 5G 8GB/256GB Baterai 6000mAh
Rp 2.199.000 Rp 2.899.000
Beli di Shopee
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi