Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (1 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (2 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (12 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (14 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (14 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (20 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (20 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (22 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (22 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (22 jam yang lalu)
INFODESA 13 Juli 2022, 18:53 WIB 1,230 PDF

Buka Pati Business Forum, Bupati Sebut Pati Sangat Terbuka untuk Investasi

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Buka Pati Business Forum, Bupati Sebut Pati Sangat Terbuka untuk Investasi
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI, INFODESANEWS – Di Pendopo Kabupaten Pati, Bupati Pati Haryanto, Rabu (13/7), membuka Pati Business Forum 2022. Di acara yang mengusung tema “Revitalizing The Post Pandemic Economy Recovery” itu Haryanto menyebut dan menekankan kembali bahwa Pati sangatlah terbuka untuk investasi.

Selain Bupati, hadir pula dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Pati Saiful Arifin (Safin) dan Sekretaris Daerah Pati Jumani, Kepala DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah Ratna Kawuri, HIPMI, KADIN Pati, OPD terkait serta sejumlah investor baik dari dalam maupun luar negeri.

Dalam sambutanya, Haryanto mengatakan bahwa biasanya Pati Business Forum dilaksanakan di hotel. Namun kali ini sengaja diselenggarakan di pendopo Kabupaten Pati lantaran untuk menunjukkan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Pati mendukung investasi.

Menurutnya, mendatangkan investor untuk berinvestasi di sebuah wilayah itu membutuhkan proses sehingga perlu kerja keras serta dukungan dari berbagai pihak.

“Investasi itu bisa hadir, bisa datang tidak tiba-tiba. Dalam meyakinkan seorang investor untuk menanamkan modal yang nilainya triliunan itu tidaklah mudah. Oleh karena itu saya undang di pendopo ini, saya kasih karpet merah. Tujuanya apa ? Tujuanya adalah untuk menjamin investor. Kita bantu,kita fasilitasi dengan mudah sehingga tidak dipersulit”, papar Haryanto.

Menurut Bupati, langkah untuk mempermudah pelayanan kepada investor ini merupakan amanat Presiden Joko Widodo yang pernah disampaikanya pada forum kepala daerah di masa itu.
“Dulu saya ingat, pernah dikumpulkan. Bupati, Gubernur, pak Kajari, pak Kapolda semuanya. Kalau kita berbicara masalah anggaran APBD, kita itu hanya Rp 2,7 triliun. Dienggo mbayari pegawai saja sudah 2 triliun, tidak akan bisa membangun kalau tidak nggandeng pihak swasta”, tambahnya.

Karena itu, lanjut Bupati, pihak swasta inilah yang punya anggaran untuk membangun dan mengembangkan investasi, dan kemudian Pemerintah Daerah berkewajiban membantu mempermudah perijinan agar nantinya daerah tersebut mampu tumbuh dan berkembang menjadi lebih maju dan sejahtera.

Sementara itu pada sesi talkshow, Wakil Bupati Pati Saiful Arifin menegaskan bahwa kekuatan tumbuhnya perekonomian dan investasi di Kabupaten Pati berasal dari hal-hal kecil yang dilakukan dengan penuh tanggungjawab dan tekun.

Meskipun beberapa waktu lalu banyak pula sektor perekonomian yang tumbang akibat pandemi, namun dirinya cukup bersyukur untuk sektor perikanan, peternakan dan pertanian masih dapat bertahan dengan baik.

Ia juga membeberkan bahwa Pemerintah Daerah sangat mendukung kemajuan UMKM lokal melalui pameran-pameran serta memberikan ruang untuk mengenalkan dan menjual produk unggulan seperti di Hotel Safin dan Plaza Pragola secara gratis.

“Nah, kreatifitas-kreatifitas UMKM ini perlu di-support. Jadi kita menerima investasi ini bukan yang besar saja. Tapi justru yang kecil-kecil ini adalah kekuatan kita. Yang besar kita jadikan triger aja, kita jadikan pemicu”, pungkasnya. (@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi