Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (13 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (16 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (18 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (20 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (20 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (20 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (21 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
NASIONAL 24 Juli 2022, 17:52 WIB 2,015 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Ketua MPR RI Dorong Bisnis Penjualan dan Bangkitkan Perekonomian Nasional

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Ketua MPR RI Dorong Bisnis Penjualan dan Bangkitkan Perekonomian Nasional
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

JAKARTA, INFODESANEWS – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar menuturkan bisnis penjualan langsung memiliki kemampuan menampung ribuan pelaku bisnis, termasuk para korban pemutusan hubungan kerja (PHK) yang meningkat cukup signifikan sebagai dampak pandemi Covid-19. Bisnis penjualan langsung memberikan peluang bagi mereka untuk bangkit dan menjalankan bisnis, serta membangun kemandirian ekonomi.

“Selama lebih dari dua tahun perekonomian nasional terpukul oleh dampak pandemi. Data Kementerian Tenaga Kerja mencatat hingga Agustus 2021, lebih dari 538 ribu pekerja telah mengalami pemutusan hubungan kerja. Bahkan secara global, pandemi menjadi salah satu pemicu banyaknya negara mengalami krisis ekonomi berkepanjangan, dimana 60 negara terancam menjadi negara ‘bangkrut’,” ujar Bamsoet saat membuka Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI) Exhibition, di Jakarta, Minggu (24/7/22).

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, keberadaan APLI sebagai organisasi yang mewadahi berbagai perusahaan yang bergerak di bidang penjualan langsung, memiliki peran penting dan strategis dalam perekonomian nasional. Berbagai catatan positif dan kontribusi sektor penjualan langsung terhadap perekonomian nasional ini dapat dirujuk dari berbagai perspektif.

“Besarnya transaksi penjualan langsung pada tahun 2019 mencatatkan angka 16,3 triliun rupiah. Nilai ini tentu bermakna besar bagi pertumbuhan perekonomian nasional. Apalagi sektor industri penjualan langsung juga melibatkan jutaan mitra usaha,” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia ini memaparkan, APLI memiliki karakter bisnis yang tangguh dan adaptif. Ketika era disrupsi teknologi dan berkembangnya paradigma digitalisasi ekonomi telah menyebabkan banyak sektor bisnis yang terdampak dan terpaksa gulung tikar, sektor industri penjualan langsung masih tetap dapat eksis. Bahkan, dapat dijalankan secara efektif dengan pemanfaatan teknologi informasi.

“APLI juga memiliki fleksibilitas bisnis yang bisa menjangkau dan dijalankan oleh banyak kalangan dan kelompok profesi. Bahkan oleh ibu rumah tangga, mahasiswa dan pelajar. Bagi mereka, keterlibatan dalam bisnis penjualan langsung tidak hanya mendatangkan keuntungan finansial, melainkan juga melatih jiwa kewirausahaan,” jelas Bamsoet.

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia dan Ketua Umum Pengurus Besar Keluarga Olahraga Tarung Derajat ini menambahkan, penyelenggaraan APLI Exhibition merupakan bentuk kontribusi lain dari APLI dalam membangkitkan perekonomian nasional. Selain, membina anggota dan membangun iklim usaha yang sehat dan berkesinambungan, serta memberikan wadah bagi pelaku usaha untuk memamerkan dan mengembangkan usahanya.

“Saya mengapresiasi setiap upaya yang dilakukan berbagai pemangku kepentingan dalam rangka membangun optimisme dan mendorong terwujudnya iklim bisnis yang positif. APLI harus mampu memberikan nilai kemanfaatan dan meningkatkan kesejahteraan para anggotanya serta menyumbangkan kontribusi positif pada perekonomian nasional,” tegas Bamsoet. (@Gus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi