Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (4 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (7 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (10 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (11 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (11 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (11 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (12 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
INFODESA 02 Juni 2020, 08:32 WIB 1,555 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

14 Tenaga Kesehatan Keluar Hasil Swab Negatif

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

14 Tenaga Kesehatan Keluar Hasil Swab Negatif
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL(LUTRA), INFODESANEWS – Juru Bicara (Jubir) Covid-19 Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali mengumumkan hasil pemeriksaan Real time Polymerase Chain Reaction (PCR) Swab yang diterima Gugus Tugas Percepatan dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan Makassar, Senin (1/6/2020).

Sesuai pengumuman tersebut, sebanyak 14 sampel Swab yang diterima Jubir Covid-19 Lutra, I Komang Krisna semuanya dinyatakan negatif atau tidak terinfeksi covid-19, dari 88 tenaga medis yang dikirim sampel atau spesimen dari Puskesmas Baebunta dan Masamba.

I Komang Krisna menjelaskan orang yang dinyatakan positif rapid test belum tentu positif Covid-19, sehingga yang menentukan seseorang terinfeksi Covid-19 harus berdasarkan pemeriksaan Gold Standar WHO yaitu RT PCR melalui Swab.

Rapid test atau tes cepat dilakukan dengan mengambil sampel darah untuk mengetahui adanya reaksi antibodi di tubuh peserta tes. Hasil positif pada rapid test menandakan bahwa ada reaksi tubuh terhadap masuknya infeksi virus.

Untuk memastikan pasien terinfeksi atau tidak dengan Covid-19, maka perlu dilakukan pengambilan sampel Swab untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan melalui RT PCR Test, dan selama menunggu hasil PCR maka orang tersebut harus menjalani isolasi mandiri.

Jubir Covid-19 Lutra menyebutkan, sampai saat ini kami telah mengirim 613 sampel/spesimen untuk diperiksa di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Makassar, terdiri dari kasus Orang Tanps Gejala (OTG), Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pemantauan (PDP) dengan hasil konfirmasi Positif Covid-19 sebanyak 43 kasus.

Sekadar di ketahui bahwa protokol New Normal Life perlu pengawalan yang ketat karena pertumbuhan kasus corona di Indonesia sedang subur-suburnya. Dan salah satu faktor yang mempengaruhi adalah karakter masyarakat yang suka bergerombol, berkerumun dari keramaian. (yustus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi