Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (5 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal (7 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (7 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (12 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (12 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (14 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (14 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (15 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (22 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (22 jam yang lalu)
INFODESA 03 Oktober 2022, 08:55 WIB 1,074 PDF

200 Pembatik dari Usia Muda Hingga Tua

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

200 Pembatik dari Usia Muda Hingga Tua
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI, INFODESANEWS | Sebanyak 200 pembatik di lingkungan Kecamatan Juwana menunjukkan ketrampilan membatik tulis di sepanjang Jl. Sersan Darmin Desa Bakaran Wetan.

Pemerintah Desa (Pemdes) Bakaran Wetan Kecamatan Juwana, Minggu (2/10/2022) menggelar Festival Membatik dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional yang secara resmi ditetapkan pada 2 Oktober. “Adapun 200 pembatik dari usia muda hingga tua ini terlihat begitu lihai menunjukkan setiap proses membuat batik tulis.

Maka tak hanya itu, Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro juga hadir didampingi oleh Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Pati bersama jajarannya, sangat mengapresiasi kegiatan yang bertujuan menjaga warisan budaya khas Pati.

“Disini para pembatiknya batik tulis semua, tidak ada yang batik printing, kita tinggalkan batik printing. Kita berupaya nguri – nguri budaya jawa dengan tetap menggunakan batik tulis”, ujar Pj Bupati Pati saat diwawancarai Awak Media, Minggu (2/10/22).

Henggar menilai bahwa melestarikan batik tulis perlu dipublikasikan ke khalayak ramai, khususnya batik Bakaran khas Pati hingga tingkat nasional.

Lanjut, Pj Bupati juga menyebut bahwa apabila batik bakaran ini mampu menasional, maka dapat menciptakan multiplayer effect. Selain itu, ekonomi di wilayah Juwana pun akan terus berjalan.

“Di Pati ini memang memiliki sentra – sentra batik. Dan batik bakaran ini, memiliki ciri yang khas. Dan inilah yang selalu kita dorong. Mudah – mudahan batik bakaran semakin jos.

Pihaknya pun berharap, agar Pemdes Bakaran Wetan ke depannya mampu menyelenggarakan kegiatan serupa. Ia optimis peringatan Hari Batik Nasional tahun mendatang dapat diselenggarakan lebih heboh dan spektakuler,” kata Pj Bupati Pati. (@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi