Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Blora, 13 Siswa SDN 1 Tutup Alami Keluhan (1 jam yang lalu) • Polres Blora Bongkar 5 Kasus Narkoba, 8 Tersangka Diamankan (6 jam yang lalu) • 63 Prajurit Kodim 0721/Blora Naik Pangkat, Dandim Tekankan Tanggung Jawab Lebih Besar (8 jam yang lalu) • Revitalisasi KB Aisyiyah Dologan: Bangunan Baru, Semangat Baru untuk Anak Usia Dini (9 jam yang lalu) • Teguhkan Nilai-Nilai Pancasila Danramil Tenggarong Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila (9 jam yang lalu) • Pancasila Dikumandangkan, Keadilan Dipertanyakan (12 jam yang lalu) • Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (20 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (23 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (1 hari yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (1 hari yang lalu)
INFODESA 27 Oktober 2021, 01:43 WIB 537 PDF

210 Anak Kurang Mampu Dapat Bantuan dari LGN-OTA

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

210 Anak Kurang Mampu Dapat Bantuan dari LGN-OTA
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI,INFODESANEWS.COM – Penyerahan bantuan anak asuh Lembaga Gerakan Nasional Orangtua Asuh (LGN-OTA), berlangsung Selasa, (26/10) di Pendopo Kabupaten Pati. Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Pati, Wakil Bupati beserta Sekda Pati.

Kepala Kemenag Pati, Ketua Baznas Pati,Kepala Disdikbud, Kepala Kesbangpol dan para kepala sekolah SD, SMP, SMA dan SMK turut hadir pada penyerahan bantuan secara simbolis ini.

Musus Indarnani Haryanto selaku Ketua LGN-OTA melaporkan penyelenggaraan penyerahan bantuan kepada anak asuh di Kabupaten Pati tahun 2021 bertujuan untuk meringankan dan membantu anak asuh dari keluarga yang tidak mampu atau miskin dijenjang SD sederajat, SMP sederajat dan SMA/ SMK maupun MA.

Musus mengungkapkan penyerahan bantuan anak asuh tahun 2021 untuk memberi semangat dan motivasi kepada anak-anak tidak mampu agar tidak putus sekolah. Bantuan ini diberikan untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah anak asuh seperti alat tulis, seragam, sepatu, tas sekolah.

Ia menyebutkan, bantuan yang akan diberikan pengurus LGN-OTA Kabupaten Pati tahun 2021 kepada anak keluarga tidak mampu adalah sebanyak 210 orang.

“125 anak asuh setingkat sd dari 20 SD Negeri dan 6 MI mendapat bantuan dengan perincian masing-masing sebesar @ Rp.150.000,- dari LGN-OTA, sedangkan dari Baznas masing-masing sebesar @Rp.200.000,” ujar Musus.

Sedangkan 60 anak asuh setingkat SMP, terdiri dari 3 SMP negeri dan 3 MTS dengan perincian masing-masing sebesar @ Rp. 250.000,- dari LGN-OTA, sedangkan dari Baznas sebesar Rp. 200.000,-

Selanjutnya, bagi 25 anak asuh setingkat SMA, terdiri dari 2 SMA, 2 SMK dan 1 MA dengan perincian masing-masing sebesar @ Rp. 350.000,- dari LGN-OTA, sedangkan dari baznas masing-masing sebesar Rp. 200.000,-

LGN-OTA Kabupaten Pati bekerjasama dengan Baznas Kabupaten Pati akan menyampaikan bantuan kepada 210 anak asuh melalui 37 Kepala Sekolah di Wilayah Kabupaten Pati baik dari mulai SD/ MI, SMP/MTs hingga SMA/SMK/MA.

Sementara itu Bupati Pati Haryanto memberikan apresiasi kepada Ketua LGN-OTA Kabupaten Pati beserta segenap jajarannya atas inisiasi dan fasilitasnya sehingga terlaksana kegiatan pada ini.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Baznas Kabupaten Pati selaku mitra dan donatur atas sumbangsih yang telah diberikan selama ini dalam upaya mendukung program-program yang dicanangkan oleh LGN-OTA Kabupaten Pati,” ujar Bupati.

Ia menyebut, LGN-OTA beserta mitra seperti Baznas memiliki peranan penting dalam memberikan support, utamanya kepada anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu agar tidak putus sekolah.

“Apalagi di masa pandemi Covid-19 yang tentunya membawa dampak cukup signifikan di berbagai lini kehidupan masyarakat terutama dari segi ekonomi” jelasnya.

Sebagian dari masyarakat terdampak, menurut Bupati disebabkan adanya PHK di tempat kerjanya sehingga tak mampu bertahan di masa pandemi.

Ada pula yang meninggal dunia akibat tertular Covid-19. Hal-hal tersebut tentu saja berdampak terhadap perekonomian keluarga dan keberlangsungan pendidikan anak-anak.

Kehadiran dan peranan LGN-OTA, lanjut Bupati sangat diharapkan dan mampu memberikan secercah harapan agar anak-anak ini dapat terus bersemangat melanjutkan sekolah minimal menuntaskan pendidikan dasar.

“Karena faktanya, meski Pemerintah telah membebaskan biaya pendidikan dasar 9 tahun, namun masih banyak anak-anak yang berhenti sekolah karena kondisi ekonomi keluarga yang menyebabkan kurangnya semangat anak-anak dalam mengenyam pendidikan,” terangnya.

Haryanto pun berharap, bantuan tersebut dapat disampaikan secara tepat guna dan tepat sasaran sehingga dapat bermanfaat dan menambah semangat bagi anak-anak penerima bantuan.(@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi