Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (5 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (8 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (10 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (12 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (12 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (12 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (13 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 08 Februari 2021, 18:56 WIB 1,215 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

40 KK Korban Banjir Bandang Luwu Utara Resmi Miliki Huntap, Didapat Lewat Undian, Cek Nomornya Disini

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

40 KK Korban Banjir Bandang Luwu Utara Resmi Miliki Huntap, Didapat Lewat Undian, Cek Nomornya Disini
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL, INFODESANEWS – Sebanyak 40 Kepala Keluarga (KK) di Kelurahan Bone Tua, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, yang kehilangan tempat tinggal akibat diterjang banjir bandang pada 13 Juli 2020 yang lalu, kini memiliki hunian tetap (huntap) type 36, bantuan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara.

40 KK tersebut memperoleh huntap melalui proses pengundian dengan protokol kesehatan yang ketat, Senin (8/2/2021), di Lapangan Upacara Kantor Bupati Luwu Utara.

Korban bencana yang hadir sebanyak 166 KK, semuanya berasal dari Kelurahan Bone Tua, Masamba, namun, untuk tahap pertama, baru 40 unit huntap yang selesai pembangunannya. Letaknya berada di belakang RSUD Andi Djemma. Selebihnya, masih akan ada lagi pembangunan huntap tahap selanjutnya.

Pengundian dilakukan secara terbuka dan transparan, dengan memberikan kesempatan kepada tiga orang perwakilan calon pemilik huntap untuk melakukan pengundian sebanyak 10 kali, kemudian Bupati sebanyak lima kali pengundian, Ketua DPRD (5), perwakilan Polres Lutra (5), Sekretaris Daerah (5), Ketua Pengadilan Negeri (5), dan perwakilan Kejari (5).

Dalam sambutannya, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, mengatakan bahwa bantuan huntap ini sifatnya stimulan saja, yang jika dirupiahkan senilai dengan Rp 50 juta per unit. “Perlu kita pahami bahwa bantuan ini sifatnya stimulan. Disebut stimulan, karena kita tahu bahwa belum ada orang yang membangun tuntas dengan nilai Rp 50 juta,” jelas Indah.

“Dikatakan stimulan karena floor-nya tidak dikeramik. Dinding dalamnya juga tidak diaci. Bapak ibu diberi kesempatan untuk menata sendiri nantinya,” lanjut dia. Kenapa bantuan huntap senilai Rp 50 juta diberikan dalam bentuk pembangunan rumah? Indah menjelaskan bahwa pengalaman yang lalu di daerah lain, bantuan stimulan ini tidak tepat sasaran.

“Memang awalnya bantuan stimulan diberikan dalam bentuk uang, tapi banyak ditemukan di lapangan, bantuan yang diberikan tidak digunakan untuk mendirikan rumah. Itulah kemudian pemerintah kita, merubah kebijakannya dalam bentuk dana stimulan, dengan dibangunkan rumah secara langsung,” terang Bupati perempuan pertama di Sulsel ini.

Lebih jauh dijelaskan, huntap ini tidak langsung dihibahkan begitu saja, karena berdasarkan aturan yang ada, huntap tetap akan dievaluasi setiap 5 tahun untuk memastikan bahwa huntap ini betul-betul dihuni, tidak dijual atau tidak disewakan. “Prinsipnya adalah kita ingin memastikan apakah huntap ini dihuni atau tidak. Kalau tidak, kita akan alihkan. Jadi, mohon dipahami dari awal agar tidak ada lagi yang ribut-ribut di belakang,” jelasnya.

“Insya Allah, melalui lobi-lobi dan pendekatan yang kita lakukan, tahun ini sudah ada kejelasan pembangunan hunian tetap tahap berikutnya. Untuk itu, kepada bapak ibu yang memiliki lahan sendiri, segera melapor dan kami bangunkan rumah secara stimulan. Mohon doa dan dukungan kita semua agar ini bisa kita tuntaskan dalam waktu pertengahan tahun ini,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas PRKP2, Syamsul Syair, menyebutkan, bahwa tahun ini kembali akan dibangun hunian tetap dari berbagai pihak yang ikut menyokong percepatan pengadaan hunian tetap bagi warga korban bencana di Luwu Utara. “Insya Allah, tahun ini kembali akan dibangun 165 unit huntap di Porodoa dari Kementerian PUPR, 200 unit (Pemprov), serta 1.008 unit dari BNPB, dan masih ada lagi bantuan dari beberapa pihak,” pungkasnya.

Berikut nomor undian 40 KK yang resmi memiliki hunian tetap (huntap) di Kelurahan Bone Tua, Masamba, melalui proses pengundian: 159, 126, 004, 039, 046, 078, 160, 152, 066, 083, 073, 138, 122, 115, 124, 010, 035, 075, 069, 062, 056, 102, 057, 161, 028, 071, 026, 113, 136, 131, 054, 141, 023, 107, 147, 021, 020, 150, 130, dan 149. (LH/yus/ben)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi