Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (7 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (10 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (12 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (14 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (14 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (14 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (14 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 24 Januari 2021, 16:25 WIB 2,351 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

40 Orang Meninggal Positif Corona di Bumi Batara Guru, 52 Kasus Baru Tersebar di 10 Kecamatan

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

40 Orang Meninggal Positif Corona di Bumi Batara Guru, 52 Kasus Baru Tersebar di 10 Kecamatan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL, INFODESANEWS – Angka kasus positif Covid19 di Kabupaten Luwu Timur (Lutim) yang berjuluk Bumi Batara Guru Sulawesi Selatan (Sulsel) melonjak tajam. Merujuk pada data hari Sabtu kemarin (23/1/2021), terdapat temuan 52 kasus baru dan 2 meninggal.

Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Luwu Tim untuk Penanganan Covid19 Masdin mengatakan, jumlah keseluruhan pasien yang positif Covid19 secara akumulatif berjumlah 2.664 pasien. Jumlah tersebut berdasarkan data hingga pukul 24.00 Wita dini hari.

“Terdapat penambahan kasus baru sebanyak 52 sehingga jumlah menjadi 2.664 kasus,” kata Masdin dalam keterangan tertulisnya pada media ini, Minggu 24 Januari 2021 pagi tadi.

Selain itu, angka kasus kematian akibat virus mematikan 2 (dua) orang masing asal Kecamatan Wotu dan Nuha. Tercatat ada 40 kasus kematian sehingga total pasien yang meninggal berjumlah 40 orang.

“Kasus terdapat 2 pasien yang meninggal dari konfirmasi Covid yang positif, sehingga menjadi 40 orang, selain itu distribusi atau tambahan 52 kasus baru yang tersebar di 10 Kecamatan di Bumi Batara Guru. Yakni Kecamatan Malili 2 orang, Wasuponda 1, Angkona 2, Kalaena 3, Mangkutana 3, Tomoni 3, Burau 6, Wotu 9, Towiti 11, dan Kecamatan Nuha 12 kasus baru,” sambung Masdin.

Selain itu, jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dari Corona Virus juga bertambah. Ada 19 pasien lagi yang dinyatakan sembuh, itu berasal dari Kecamatan Burau 1 orang, Mangkutana 2, Nuha 5, dan Kecamatan Towuti 11 orang, sehingga total akumulasi menjadi 2.313 orang.

“Gambaran ini sangat menyedihkan untuk kita semua, karena kita tahu bahwa penularan di tengah masyarakat,” tandas Masdin.

Sekadar diketahui ini update lengkap perkembangan Corona Virus di Luwu Timur per tanggal 23 Januari 2021 kemarin.

-Konfirmasi 2.664 (simtomatik 206, asimtomatik 105, sembuh atau selesai isolasi 2.313, meninggal 40).
– Probable 16 (probable 12, meninggal 4)
– Suspek 1.267 (proses isolasi 214, discarded 1.053, meninggal 1).
– Kontak erat 5.066 (proses karantins 885, discarded 4.181). (yus/yul)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi