Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (5 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (8 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (10 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (12 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (12 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (12 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (13 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 16 Februari 2021, 12:53 WIB 1,967 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

66 Rumah di Luwu Rusak Diterjang Puting Beliung, 1 Warga Tewas

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

66 Rumah di Luwu Rusak Diterjang Puting Beliung, 1 Warga Tewas
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL, INFODESANEWS – Hujan deras yang disertai angin puting beliung menerjang dua desa di Walmas, Kecamatan Lamasi Timur, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, mengakibatkan 66 rumah rusak parah dan seorang warga meninggal dunia, pada Senin, (15/2/2021).

Dua desa tersebut, yakni Desa Salupao dan Desa Bulu Londong. Warga di dua desa yang mengalami korban bencana alam puting beliung itu, rumahnya mengalami kerusakan berat. Atap rumah rata dengan tanah hingga harta bedan mereka pun rusak.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu, Aminuddin Alwi, mengatakan identitas warga yang meninggal dunia tertimpa pohon saat berlindung karena hujan, bernama Rianto (36), Warga Desa Salupao, Kecamatan Lamasi Timur.

Selain itu, menurut Aminuddin, puluhan orang luka berat dan luka ringan. Sementara Bupati Luwu, Basmin Mattayang, sudah memerintahkan pihak terkait untuk segera mengambil langkah penanganan darurat.

“Angin puting beliung itu muncul disertai hujan deras melanda Kecamatan Lamasi Timur, kerusakan terparah terjadi di Desa Salupao. Ada 66 rumah rusak parah akibat terjangan angin dan tertimpa pohon,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Lamasi Timur, Marthen Garanta, mengatakan, satu warganya dinyatakan meninggal dunia dan satu dalam keadaan kritis. Sementara warga lainnya yang mengalami luka akibat tertimpa pohon dan terkena material runtuhan rumah, saat ini sedang dirawat di Puskesmas Lamasi Timur.

“Satu warga meninggal, waktu hujan ia berlindung di bawah pohon, namun tiba-tiba terjadi angin kencang yang menimbulkan pohon roboh dan menimpa dirinya, setelah hujan, warga melihatnya dalam kondisi sudah meninggal dunia. Selain itu, ada beberapa warga yang luka parah, juga tertimpa reruntuhan bangunan,” jelas Marthen.

Hingga semalam, ratusan warga Kecamatan Lamasi Timur, mengungsi ke tempat yang aman. Pemkab Luwu, juga telah melakukan langkah penanganan korban dan para pengungsi.

Rencananya BPBD dan Dinas Sosial Kabupaten Luwu hari ini, akan mendirikan tenda dan dapur umum di lokasi kejadian guna menampung warga dan memenuhi kebutuhan sehari-hari warga yang menjadi korban. (ben/yus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi