Senin, 28 September 2026
TERKINI
• Musrenbangdes Tahun 2027 Desa Sidoharjo, Mencapai Pajak Tertinggi Di Triwulan III (57 menit yang lalu) • Pemerintah Desa Karang Rejo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (1 jam yang lalu) • Bukan Sekadar Administrasi, Inspektorat Awasi Program Pemkab Lamsel hingga Manfaat ke Masyarakat (4 jam yang lalu) • Peringati Hari Jadi Tenggarong, Dandim 0906/Kkr Bersama Forkopimda Ziarah Makam Raja-Raja (6 jam yang lalu) • Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (6 jam yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (6 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (8 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (13 jam yang lalu) • Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (22 jam yang lalu) • Lindu Aji Kunduran Bersama Dua Anggota DPRD Blora dari PKB Gelar Dropping Air Bersih (22 jam yang lalu)
INFODESA 12 September 2019, 22:25 WIB 1,552 PDF

Akar Wibowo Hadiri Sedekah Ruwat Laut

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Akar Wibowo Hadiri Sedekah Ruwat Laut
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Para nelayan di dua Desa dapatkan bantuan berupa sejumlah Kapal nelayan dari Koalisi Rakyat Untuk Keadilan Perikanan (Kiara)

Bantuan kapal nelayan sebanyak 88 unit secara simbolis yang diserahkan langsung oleh Sekjen Kiara, Susan Herawati kepada para nelayan untuk dua Desa diantaranya Desa Kunjir dan Desa Tejang Pulau Sebesi Kecamatan Rajabasa Lampung Selatan. pada saat acara sedekah Ruwat Laut yang dipusatkan di Desa Kunjir dan Desa Tejang Pulau Sebesi, Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan. Kamis (12/9/2019)

Acara yang dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Keuangan, Akar Wibowo, SH dalam hal ini mewakili Pelaksana tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto,

Turut hadir, Susan Herawati, Executive Director Yayasan Plan International Indonesia, Dini Widiastuti, Kadis Perikanan, Meizar Melanesia, Kadis Pariwisata, Rini Ariasih, Kadis Kominfo, M. Sefri Masdian dan Camat Rajabasa, Sabtudin, Unsur Uspika Kecamatan serta masyarakat dari dua Desa tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Akar Wibowo mengucapkan banyak terimakasih kepada rekan-rekan KIARA yang telah melakukan berbagai kegiatan untuk membantu masyarakat pesisir.

Ia, juga berpesan agar kegiatan “Ruwat Laut” dapat lebih diarahkan kepada budaya dan tradisi dipadu dengan harapan dan do’a kepada Tuhan Yang Maha Esa, dalam arti jangan disalah tafsirkan dengan adanya unsur “klenik atau syirik”.
“Kegiatan ini kiranya dapat dijadikan sebagai media untuk memupuk dan meningkatkan rasa kebersamaan, persatuan dan kesatuan diantara kita semua,” kata Akar dalam sambutanya yang mewakili Plt Bupati Lampung Selatan.

Selain itu juga Akar Wibowo mengingatkan kepada para nelayan agar dalam penangkapan ikan dilaut tidak menggunakan bom. Sebab, hal itu hanya memberikan keuntungan sesaat, kedepannya akan sangat merugikan, karena dengan melakukan pengeboman akan merusak lingkungan laut serta biota yang ada di dalamnya.
“Saya yakin, nelayan kita yang berada disini tidak melakukan pengebomam dalam menangkap ikan,”kata Akar.

Dijelaskan dari 88 unit kapal nelayan yang diserahkan dengan rincian, “Untuk para nelayan di Desa Kunjir sebanyak 54 unit dan 34 unit lainya diperuntukkan para nelayan Desa Tejang Pulau Sebesi.” ujar Susan.

Susan Herawati berbagi cerita dan pengalamannya selama berinteraksi dengan masyarakat pesisir, baik yang berada di Desa Kunjir maupun di Desa Tejang Pulau Sabesi.

Susan menuturkan, “Pada saat mereka mengetahui terjadi musibah di selat sunda, organisasinya berupaya semaksimal mungkin memberikan bantuan, sekalipun hanya sebatas perlengkapan sekolah, seperti sepatu dan baju.

Namun, seiring dengan berjalanya waktu, selama menjalani aktivitas dan kegiatannya di pesisir, Susan mendapatkan cerita dari masyarakat pesisir terdampak tsunami akan rasa frustasi ekonomi. Mereka para nelayan, hanya bisa menatap laut tanpa bisa mengayuh perahu untuk menjemput rejeki dilaut lantaran perahu yang hancur terhempas gelombang.

“Mereka frustasi secara ekonomi. Mereka hanya bisa memandang lautan tanpa bisa menjemput rejeki yang selama ini biasa mereka lakukan,”ujar Susan.

Kami tau, bantuan sebanyak 88 unit perahu tidak lah sebanding dengan jumlah perahu yang rusak. “Oleh karenanya, kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat kepada nelayan agar dapat kembali berlayar menjemput rejeki dari Tuhan di laut,”pungkas Susan. (Sg)

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi