Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (8 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (15 jam yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (22 jam yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu) • Kejari Lampung Timur Periksa Sejumlah Pihak: Pengusutan Dugaan Korupsi Proyek Sapi Dinas Perikanan dan Peternakan (1 hari yang lalu) • Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Dasar Tuntutan 9 Tahun terhadap Ansori dalam Kasus Fajar Aries Saputra (1 hari yang lalu) • DPRD Lamsel Gelar RDP Gabungan Komisi DPRD Lamsel Bahas Rencana Geothermal Gunung Rajabasa (1 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Bupati Egi: Pesantren Membentuk Generasi Muda di Tengah Pesatnya Tekhnologi dan Arus Informasi (2 hari yang lalu) • Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Babinsa Dampingi Pembagian Bantuan Beras (2 hari yang lalu)
NASIONAL 24 Desember 2020, 19:00 WIB 1,921 kali dibaca ~1 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Almarhum Hardono Meninggal Karena Covid-19, Sebelumnya Pernah Mendapatkan Donor Plasma dari Rumah Sakit

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Almarhum Hardono Meninggal Karena Covid-19, Sebelumnya Pernah Mendapatkan Donor Plasma dari Rumah Sakit
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SOLO – INFODESANEWS, Pengusaha dan mantan rival Presiden Joko Widodo di Solo, Hardono dikabarkan meninggal dunia. Mantan Ketua Kamar Dagang Industri (Kadin) Solo, itu meninggal dunia karena covid-19, pada Kamis (24/12/2020).

Kabar duka tersebut dibenarkan salah satu tokoh masyarakat Kota Solo, Sumartono Hadinoto. “Kami merasa kehilangan sosok beliau. Beliau memang terpapar covid-19,” kata Sumartono kepada awak media.

Pada Pilkada 2005, Hardono maju sebagai calon Walikota Solo dan berpasangan dengan putra Keraton Surakarta, KGPH Gusti Dipokusumo.
Namun dalam kontestasi itu, pasangan Joko Widodo (Jokowi)-FX Hadi Rudyatmo yang diusung PDI Perjuangan memenangkan Pilkada Solo.

Saat itulah menjadi perjalanan perdana Jokowi sebagai kepala daerah hingga saat ini menjadi Presiden Indonesia.

Sumartono menambahkan, Hardono sempat dirawat di RSUD Dr Moewardi Solo. Tak hanya itu, lanjut dia, sosok kelahiran Solo 30 September 1962 tersebut sempat mendapatkan donor plasma dari rumah sakit.

“Beliau sosok yang ramah, baik pada semua orang. Namun ternyata Tuhan berkehendak lain, beliau meninggal dunia,” tandasnya. (Sw/hr)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi