Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (4 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (7 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (10 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (11 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (11 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (11 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (12 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 15 Mei 2020, 11:24 WIB 2,283 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Amburadul, Warning Ada PNS Di Kecamatan Baebunta Terima BST Dari Kemensos RI

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Amburadul, Warning Ada PNS Di Kecamatan Baebunta Terima BST Dari Kemensos RI
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL(LUTRA), INFODESANEWS – Masyarakat di Kecamatan Baebunta mempertanyakan adanya Guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan janda PNS (suaminya guru sudah meninggal) dan bersuami lagi PNS di salahsatu SKPD di Luwu Utara (Lutra).

Hal ini terjadi di Kecamatan Baebunta yang Guru PNS inisial RMA dan janda
PNS inisial IN yang mana suaminya guru tapi sudah meninggal dan bersuami lagi PNS di salahsatu SKPD di Lutra menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial RI.

“Dana BST Kemensos RI, ada yang data penerimanya Pegawai Negeri Sipil di Kecamatan Baebunta,” kata masyarakat yang tak mau di tulis identitasnya, menanggapi ada oknum PNS di Kecamatan Baebunta yang menerima BST, di Kantor Pos Baebunta, Kamis (14/5/2020).

Terkait dengan permasalahan tersebut, masyarakat setempat mempertanyakan soal adanya oknum Guru PNS di Kecamatan Baebunta menerima BST kepada Kepala Dinas Sosial setempat.

“ Pihak Pos pasti tidak mengetahui nama guru PNS yang menerima BST dari Kementerian Sosial tersebut,” tambah warga itu lagi yang tahu persis guru PNS dan Janda PNS (suaminya guru tapi meninggal) dan bersuami lagi seorang PNS di salahsatu SKPD Lutra.

“Kami usulkan pada Dinas Sosial setempat untuk membuat surat. Karena tahap satu sudah terlanjur, dan penyaluran BST tahap kedua ini jangan sampai terjadi ribut lagi dan nama penerima yang tidak layak harus di “delete” oleh Kepala Desa (Kades) dan harus berani mengeluarkan orang ini. Anehnya lagi masih ada juga warga penerima BST sudah lama meninggal namanya masih muncul sebagai penerima BST di Kecamatan Sabbang Selatan, benar-benar amburadul administrasi di Desa,” kesal warga itu.

“Warga itu menambahkan dan mengusulkan segera Camat dan Kades serta para Kepala Dusun tokoh masyarakat untuk duduk bersama membicarakannya dan dibuatkan berita acaranya, dan siapa yang nama tidak layak dikeluarkan dan siapa sebagai nama pengganti diserahkan ke Dinas Sosial dan dimasukkan dalam aplikasi di Kemensos RI,” usul warga itu tak mau identitasnya ditulis, tapi warga itu PNS juga.

Dan waktunya sangat pendek untuk melakukan verifikasi dan validasi data penerima bantuan, secepatnya dimasukkan di aplikasi Kemensos RI.

“Lanjut warga itu, sebelumnya ada izin dari pemerintah setempat, PT Pos Indonesia yang di Baebunta, kembalikan dulu data yang sudah masuk, biar uangnya disitu, lakukan verifikasi kan data ke desa camat masing-masing panggil Kepala Dusun, Kepala Desa, data mana yang tidak ada disitu, langsung lakukan pergantian penerima nanti dengan berita acara,” usulnya.

Sementara Bupati Luwu Utara, Hj. Indah Putri Indriani sangat-sangat mengapresiasi warga yang mengungkapkan bahwa ada Guru PNS yang terima BST, dan Bupati menuturkan melalui via jejaring WhatsApp (14/5) malam, segera dilaporkan langsung ke Kepala Desa setempat atau ke Dinas Sosial dan lebih bagus dan akurat kalau ada datanya lengkap.(yustus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi