Anggota Dewan Tekankan Tugas Muslim Menyelamatkan Sesamanya, Termasuk di Media Sosial
LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Dalam sebuah ceramah kebangsaan, anggota DPRD Lampung Selatan yang dikenal dengan julukan konco yasinan Dwi Riyanto menyampaikan pesan penting kepada masyarakat mengenai arti persaudaraan dan kewajiban seorang muslim dalam menjaga kedamaian.
Pengajian Al Hidayah Desa Neglasari Kecamatan Katibung Lampung Selatan. ini dipusatkan di Masjid Al Muhajirin dihadir anggota DPRD Lampung Selatan Fraksi Gerindra, Farizal Purba,Kepala Desa Neglasari Jamaludin, dan aparatur desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan majelis taklim sedesa setempat, Jum,at (3/10/2025)
Dalam kesempatan tersebut, ia terlebih dahulu menyampaikan salam hangat dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, serta Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama–M. Syaiful Anwar. Salam tersebut, menurutnya, merupakan bentuk perhatian dan dukungan dari para pemimpin bangsa dan daerah kepada masyarakat Lampung Selatan agar senantiasa hidup rukun dan harmonis.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa setiap muslim memiliki kewajiban moral untuk menjaga dan menyelamatkan sesamanya, baik dalam kehidupan nyata maupun di ruang digital.
“Seorang muslim harus menyelamatkan muslim yang lainnya, termasuk dengan akun media sosial yang dimilikinya. Jangan sampai kita justru ikut menyebarkan fitnah, hoaks, dan ujaran kebencian. Media sosial harus kita gunakan untuk hal-hal yang bermanfaat, untuk memperkuat ukhuwah, serta menjaga nama baik agama dan bangsa,” tegasnya mantan Komisioner KPU Lampung Selatan itu, di hadapan jamaah yang hadir.
Ia juga menekankan bahwa kedamaian dan ketenteraman sosial merupakan fondasi utama bagi keberlangsungan pembangunan di daerah. Tanpa suasana yang rukun, berbagai program pembangunan akan sulit berjalan. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk terus merawat persaudaraan, menumbuhkan semangat gotong royong, serta menjauhi segala bentuk perpecahan.
Pesan moral yang disampaikan anggota dewan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Para hadirin menilai, ajakan tersebut relevan dengan kondisi saat ini, di mana penggunaan media sosial seringkali memicu perdebatan dan konflik horizontal. Mereka berharap agar pesan persatuan ini terus digaungkan sehingga Lampung Selatan tetap menjadi daerah yang damai, aman, dan harmonis.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan lantunan sholawat Yasir Lana yang kembali menggema penuh khidmat. Doa dan sholawat yang dipanjatkan menjadi penanda bahwa setiap ikhtiar kebaikan harus senantiasa disandarkan pada kekuatan doa serta diiringi dengan semangat kebersamaan. (Red)