LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Anggota DPRD Kabupaten Lampung Selatan dari Fraksi Gerindra, Dwi Riyanto bersama Wakil Bupati M Syaiful Anwar menghadiri kegiatan bersih desa yang dirangkaikan dengan pagelaran wayang kulit di dua desa berbeda, masing-masing menghadirkan lakon khas penuh nilai filosofi dan spiritual, Selasa (22/7/2025)
Kegiatan pertama digelar di Desa Sidomukti Kecamatan Tanjung Sari dengan lakon “Punto Dewo Suci”. Lakon ini mengangkat kisah Puntadewa atau Yudistira, seorang ksatria Pandawa yang menjunjung tinggi nilai kesucian, kejujuran, dan keadilan dalam menghadapi godaan duniawi dan tekanan batin. Cerita ini mengajarkan pentingnya integritas dan kesabaran dalam memimpin dan menjalani hidup.
Kegiatan serupa juga digelar di desa Panca Tunggal Kecamatan Merbau Mataram, yang menampilkan lakon “Wahyu Ketenteraman”. Lakon ini mengisahkan perjuangan tokoh wayang dalam memperoleh wahyu atau petunjuk ilahi yang membawa ketenteraman batin dan kedamaian dalam kehidupan masyarakat. Pesan dari lakon ini dinilai sangat relevan dengan harapan masyarakat terhadap situasi desa yang aman, tenteram, dan sejahtera.
Wakil Bupati dalam sambutannya mengapresiasi semangat gotong royong warga desa dalam menjaga tradisi bersih desa dan budaya wayang kulit. Ia juga menekankan pentingnya pelestarian budaya sebagai bagian dari pendidikan karakter masyarakat.
Anggota DPRD Fraksi Gerindra yang turut mendampingi menegaskan dukungannya terhadap kegiatan budaya sebagai wujud kepedulian terhadap nilai-nilai kearifan lokal. Ia berharap tradisi seperti ini terus dijaga karena mengandung pesan moral, spiritual, dan sosial yang penting bagi generasi muda.
Menurut anggota Dewan dari Fraksi Gerindra, yang berjuluk konco yasinan itu. Pagelaran wayang juga memberikan pembelajaran tentang harmoni dalam kehidupan.
“Dari iringan gamelan yang terdiri dari kendang, bonang, saron, gong, demung, kempul, kenong, dan siter yang dimainkan secara beriringan menunjukkan harmoni kehidupan, yang tidak bisa terpisahkan dari satu kesatuan, sehingga menghasilkan suara yang selaras jika dimainkan dengan bersamaan dan sesuai peruntukannya.” ujar anggota DPRD Dapil 6 Lampung Selatan ini. (red)