LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Aspirasi petani kembali menjadi perhatian serius wakil rakyat di DPRD. Salah satu isu mendesak yang disuarakan petani adalah ketersediaan listrik untuk mendukung masa tanam ketiga (MT-3).
Sejumlah petani mengeluhkan keterbatasan pasokan listrik yang berimbas pada keterlambatan pengairan sawah. Kondisi itu dikhawatirkan akan memengaruhi produktivitas padi, terlebih di tengah kebutuhan pangan yang terus meningkat.
Menanggapi aspirasi tersebut, seorang anggota DPRD Lampung Selatan, Dede Suhendar, menegaskan pihaknya siap mengawal dan memperjuangkan usulan petani agar segera ditindaklanjuti pemerintah dan pihak terkait.
“Petani sangat bergantung pada ketersediaan listrik, terutama untuk menggerakkan pompa air. Jika listrik lancar, masa tanam ketiga bisa berjalan optimal, hasil panen pun lebih baik,” kata anggota DPRD Lampung Selatan dari Fraksi PKS itu usai mengikuti rapat rutin bersam instansi terkait yang dipusatkan di Aula Kecamatan Way Sulan, Selasa (2/9/2025).
Ia menambahkan, DPRD akan mendorong sinergi antara pemerintah daerah, PLN, dan kelompok tani agar kebutuhan listrik pertanian dapat diprioritaskan.
“Kami berkomitmen, jangan sampai petani kesulitan hanya karena persoalan listrik. Aspirasi ini harus segera dijawab, karena listrik adalah kunci keberhasilan MT-3,” tegasnya.
Dengan pengawalan dari DPRD, petani berharap masa tanam ketiga dapat berjalan lancar dan memberi kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan daerah maupun nasional. (Red)