Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (36 menit yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (3 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (6 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (7 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (7 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (7 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (8 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (22 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 19 Maret 2021, 22:59 WIB 972 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Anggota Jemaat Gereja Protestan Toraja Korban Banjir Bandang, Bupati Luwu Utara Serahkan 10 Huntap

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Anggota Jemaat Gereja Protestan Toraja Korban Banjir Bandang, Bupati Luwu Utara Serahkan 10 Huntap
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL, INFODESANEWS – Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani mengatakan, pembangunan hunian tetap (huntap) bagi para korban banjir bandang di Radda Kabupaten Luwu Utara (Lutra) Sulawesi Selatan sudah rampung. Selanjutnya diberikan kepada para korban bencana banjir bandang yang telah kehilangan tempat tinggal pada anggota jemaat Gereja Protestan Toraja pada 10 Kepala Keluarga.

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani menyerahkan bantuan hunian tetap (huntap) secara simbolis pada 10 Kepala Keluarga (KK). Dari data, ada 11 rumah, tapi masih ada satu KK yang belum mendapatkan, ini akan menjadi prioritas Pemda berikutnya,

“Kita melihat kondisi kita sekarang yang serba terbatas akibat pengurangan anggaran, karena pandemi Covid-19, tapi Pemerintah Daerah tetwp berupaya memulihkan semuanya pasca banjir bandang lalu,” kata Indah Bupati perempuan di Sulsel dua periode, Jumat 19 Maret 2021 di Desa Meli Kecamatan Baebunta.

Juga kita patut bersyukur kepada Allah SWT, inilah kewajiban pemerintah di saat ada masalah yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, maka pemerintah harus hadir.

” Pemda juga tetap menjalin komunikasi yang intensif dengan Pemerintah Provinsi Sulsel dan Pusat serta DPR RI untuk bisa mengakselerasi pemulihan pasca bencana banjir bandang,” terangnya.

Indah menambahkan, bantuan hunian tetap yang diserahkan sifatnya hanya stimulan. Para penerima diharap bisa melengkapi apa yang dirasa masih kurang, supaya huntap dipergunakan dengan nyaman.

Sekadar diketahui tahun 2021 ini ada tambahan 200 unit hunian tetap dari Pemerintah Provinsi Sulsel. Sesuai aturan pemerintah, bantuan huntap akan dievaluasi setiap tahunnya. Bilamana ada hunian tetap (rumah) yang tidak ditempati atau dipindahtangankan, maka akan dicabut sementara.

Penyerahan huntap digelar dengan taat protokol kesehatan. Dan turut hadir Ketua DPRD Drs.Basir, Camat Baebunta Andi Yasir Pasandre, Kabid Perumahan DPRKP2, Pjs Kepala Desa Meli dan Kepala Desa Radda serta Kabag Humas Setda Lutra. (yustus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi