Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (8 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (10 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (10 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (15 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (15 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (17 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (17 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (18 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (1 hari yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (1 hari yang lalu)
INFODESA 20 November 2019, 07:04 WIB 1,303 PDF

Anggota Komisi III DPRD Lamsel Dari Fraksi Golkar Syaipul Azumar Kritisi Lamahnya Kinerja Pokja

Redaktur Lampung
Oleh: Redaktur Lampung • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Anggota Komisi III DPRD Lamsel Dari Fraksi Golkar Syaipul Azumar Kritisi Lamahnya Kinerja Pokja
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Lampung Selatan, dari Fraksi Golkar Syaipul Azumar, menilai Kelompok Kerja (Pokja) PU-PR telah gagal melaksanakan tugas dan fungsinya dalam pelaksanaan lelang tender proyek pembangunan di Lampung Selatan.

Sehingga pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lampung Selatan, yang masuk anggaran pada tahun 2019 tidak tercapai sesuai target akibat gagal lelang. Sehingga terjadi silpa yang cukup besar mencapai Seratus Milyar lebih,

Menurut Azumar, Kondisi ini terjadi akibat kurang mumpuninya SDM dan lemahnya kinerja Pokja yang tidak mempunyai terobosan terobosan.

“Saya berharap kedepan tidak lagi terjadi hal-hal sedemikian rupa yang dapat menghambat kelangsungan pembangunan di Lampung Selatan.” kata dia.

Hal tersebut disampaikan pada saat menggelar Rapat pembahasan Ranperda APBD Tahun 2020 bersama Dinas PU-PR Kabupaten Lampung Selatan. yang dilaksanakan di ruang Rapat Komisi III DPRD setempat. Selasa (19/11/2019)

Lebih lanjut politisi dari Partai Golkar itu juga mengkritisi terkait banyaknya pekerjaan yang bermasalah terkait kualitas jelek yang dikerjkaan oleh pihak rekanan, Oleh karena itu kami berharap kepada Dinas PU-PR lebih aktif di pengawasan.

“Pengawas dari pihak PU harus lebih aktif lagi berkomunikasi dengan pihak rekanan agar terjalin komunikasi, karena pihak rekanan ini pengawasnya kurang, kedua kurang kinerjanya pengawas kelapangan, oleh karena itu saya minta Dinas PU memberikan arahan, Karena semua rekanan tidak semuanya mampu dibidang pekerjaanya, tapi dia salah satu pemenang di pekarjaan itu.” pungkas sekertaris DPD Golkar Lampung Selatan itu. (Sg)

Oleh: Redaktur Lampung

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung
Jurnalis Terverifikasi Redaktur Wilayah Lampung

Redaktur Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi