Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (6 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (9 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (11 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (13 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (13 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (13 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (14 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 25 Februari 2024, 21:42 WIB 776 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Angkat Isu Lingkungan, Lomba Menggambar Untuk SD/Sederajat Digelar 

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Angkat Isu Lingkungan, Lomba Menggambar Untuk SD/Sederajat Digelar 
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BLORA, INFODESANEWS – Dengan mengangkat isu lingkungan, lomba menggambar untuk pelajar tingkat SD/sederajat se – Kabupaten Blora digelar, Minggu (25/2/24).

Lomba menggambar yang diselenggarakan oleh Teh Point Indonesia di Gor Kolonel Sunandar itu dibuka oleh Bupati Blora, H. Arief Rohman dan dihadiri Bunda Paud Ainia Shalichah, perwakilan Dinas Pendidikan, dan aktivis pecinta lingkungan.

Bupati Arief Rohman mengapresiasi atas dilaksanakannya lomba menggambar tingkat SD/ Sederajat tersebut.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Blora, saya mengapresiasi terlaksananya lomba menggambar ini. memberikan wadah bagi generasi penerus bangsa, untuk mengekspresikan kreativitasnya,” ucapnya.

Dia berharap kegiatan semacam ini ( lomba menggambar ) endaknya terus dikembangkan untuk mendorong lahirnya seniman-seniman baru yang kreatif, sekaligus ide-ide luar biasa dapat muncul dan tertuang dalam karya hebat.

sementara itu, Eko Arifianto dari Lembaga Konservasi Lingkungan Hijau Blora, mengapresiasi atas terselenggaranya lomba menggambar dengan tema peduli lingkungan tersebut.

“Kami terima kasih kepada teman teman teh point Indonesia. Karena memang ini salah satu bentuk tanggung jawab kepedulian dari perusahaan terhadap sampah yang diproduksinya, semoga acara seperti ini bisa terus diangkat dengan isu isu lingkungan, sekaligus pemikiran pemikiran ini juga dilakukan oleh unit usaha lain untuk bersama mewujudkan tata kelola sampah yang lebih baik di Kabupaten Blora,” ucapnya.

Menurutnya sampah adalah masalah dan tanggungjawab kita bersama. Setiap orang menghasilkan sampah. Setiap hari, sepanjang tahun. Bertambahnya populasi penduduk di Kabupaten Blora saat ini masih berbanding lurus dengan bertambahnya produksi sampah yang ada.

“Penanganan sampah secara sistematis dapat menjadi salah satu indikator jalannya tata kelola pemerintahan yang baik. Sehingga visi misi pembangunan Kabupaten Blora selain pembangunan infrastruktur yang baik juga terwujud tata lingkungan yang berkelanjutan,” tuturnya.

Eko menjelaskan dari data yang ada tercatat bahwa pada tahun 2022 jumlah volume produksi sampah per hari di Kabupaten Blora adalah sebanyak 147,80 dari TPA Blora dan 120,06 ton dari TPA Cepu sehingga total ada 267,86 ton, dengan hanya terangkut Blora 40,49 ton dan Cepu 33,05 ton dengan total 73,54 ton.

“Artinya hanya kurang lebih sepertiga produksi sampah di Blora saja yang bisa terangkut hingga sampai ke TPA. Sisanya 194, 32 ton lainnya tentunya bertebaran ke mana-mana, termasuk di drainase yang ada,” terangnya.

Oleh karena itu, pihaknya mengajak seluruh pemilik usaha dan seluruh masyarakat Blora untuk bisa bersama sama menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarang.

Sementara itu, Respati Krisna Murti, pimpinan Teh Point Indonesia menjelaskan, setidaknya 150 peserta ikut meramaikan lomba menggambar yang baru pertama kali digelar ini.

“Kami berusaha, menggugah teman teman semua untuk peduli lingkungan sehingga kami punya ide untuk kegiatan ini, hal ini juga sekaligus untuk mendukung visi misi Kabupaten Blora dalam upaya mendukung kepedulian lingkungan,” jelasnya.

Dengan kegiatan ini, pihaknya berharap ke depan sampah sampah plastik yang dihasilkan oleh perusahaan bisa fokus pada kepedulian lingkungan terutama di sampah plastik yang dihasilkan.

Untuk saat ini, teh point Indonesia memiliki 150 outlet yang tersebar di wilayah jawa tengah dan jawa timur.

“Di Blora juga sudah ada di setiap kecamatan, dan paling jauh ada di malang, jawa timur, oleh sebab itu kami terus berupaya mengangkat isu isu lingkungan untuk tetap menjaga lingkungan sekitar,” pungkasnya.***SMn//Red

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi