Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (7 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (10 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (13 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (14 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (14 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (14 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (15 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 29 Januari 2020, 12:16 WIB 2,338 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Antisipasi Virus Corona, Mendag Waspadai Beras Impor

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Antisipasi Virus Corona, Mendag Waspadai Beras Impor
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BLORA, INFODESANEWS – Merebaknya Virus  Corona yang mewabah perlu di waspadai dan diantisipasi di semua produk – produk yang berasal dari negeri tetangga Cina tak terkecuali Beras yang di impor dari Luar negeri.

Perihal itu diaungkapkan Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Agus Suparmanto, disela kegiatan blusukannya di Pasar Rakyat “Sido Makmur” Blora, menyampaikan bahwa pihaknya akan mengontrol produk impor yang masuk ke Indonesia. Hal itu dilakukan sebagai upaya pencegahan masuknya virus corona yang saat ini dikhawatirkan datang dari proses impor.

“Kalau dari segi ekspor, kita aman-aman saja, tidak ada kekhawatiran. Namun yang perlu kita kontrol bersama adalah proses impor. Impor akan kita kaji, jika itu komoditas yang penting, akan diselektif sungguh-sungguh. Namun jika hanya bersifat untuk pemenuhan kenaikan jumlah konsumsi, akan ditekan,” ucap Mendag Agus, Rabu (29/1/2020).

Baca juga –>https://blora.bromohosting.com/menteri-perdagangan-agus-suparmanto-blusukan-di-pasar-pasar-blora/

Sedangkan khusus untuk komoditas impornya, Mendag yang memakai kaus hijau ini menyampaikan bahwa proses impor harus benar-benar dipertimbangkan matang-matang dengan melihat kemampuan produksi dalam negeri.

“Jangan sampai kita impor, namun justru merusak pasar dalam negeri. Adanya kegiatan blusukan ke pasar seperti ini juga untuk mengontrol komoditas yang ada di daerah ,” tambah Mendag.

Pernyataan Mendag itupun didukung para pedagang di Pasar Rakyat “Sido Makmur”. Seperti Ibu Naim, pedagang daging sapi yang ada di Blok C. Dirinya ingin agar pemerintah tidak dengan mudah melakukan impor, seperti impor daging sapi.

“Jangan mudah impor Pak, apalagi daging sapi. Kita takut proses impor itu nanti bisa membawa virus corona yang menurut berita bisa mengakibatkan orang meninggal dunia. Sapi di Blora saja masih banyak, dan sudah mencukupi kebutuhan masyarakat. Jangan impor lagi,” ujar Naim. (Tim Liputan Protokol dan Komunikasi Pimpinan Blora)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi