Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (3 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (6 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (8 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (10 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (10 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (10 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (10 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
INFODESA 02 Desember 2025, 07:52 WIB 1,443 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

APDESI Se-Indonesia Bakal Gelar Aksi Damai di Istana Negara dan Monas, Soroti Kebijakan PMK

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

APDESI Se-Indonesia Bakal Gelar Aksi Damai di Istana Negara dan Monas, Soroti Kebijakan PMK
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

INFODESANEWS — Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) se-Indonesia memastikan akan menggelar aksi damai besar-besaran di Istana Negara dan Monumen Nasional (Monas) untuk menyuarakan keberatan terhadap kebijakan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025.

Gerakan besar ini dipastikan setelah Infodesanews.com, menerima surat edaran resmi melalui Sekjen APDESI Provinsi Lampung, Agus Budiantoro melalui pesan WhatsApp nya,Senin 1 Desember 2025 sekitar pukul 18.40 WIB, yang berisi instruksi nasional kepada seluruh kepala desa dan perangkat desa untuk berpartisipasi dalam aksi yang akan berlangsung 8 Desember 2025 mendatang.

Aksi ini direncanakan menjadi konsolidasi nasional para kepala desa, perangkat desa, hingga organisasi desa yang menilai kebijakan tersebut berpotensi menghambat pembangunan di tingkat desa.

Dalam pernyataan resminya, APDESI menegaskan bahwa PMK 81/2025—khususnya pasal yang berkaitan dengan penundaan penyaluran Dana Desa—dinilai memberatkan pemerintah desa. Mereka menilai kebijakan ini dapat mengganggu perencanaan pembangunan, pelayanan masyarakat, serta kelancaran program prioritas desa pada tahun berjalan.

“Kami kepala desa, perangkat desa, dan seluruh elemen APDESI akan turun secara tertib dan damai. Ini bukan aksi melawan, tetapi aksi menyampaikan kegelisahan desa atas kebijakan yang berdampak langsung pada rakyat di tingkat paling bawah,” demikian pernyataan sikap APDESI dalam seruan aksi nasional tersebut.

Aksi damai ini akan diikuti perwakilan desa dari berbagai provinsi. Selain meminta pemerintah mengevaluasi PMK No 81 Tahun 2025, massa juga menuntut agar skema penyaluran Dana Desa dikembalikan seperti sebelumnya, guna menjamin pembangunan desa tidak terhambat.

APDESI menegaskan bahwa aksi akan berjalan tertib, damai, serta mengedepankan dialog dengan pemerintah pusat. Mereka berharap pemerintah membuka ruang komunikasi yang lebih intensif sehingga kebijakan yang dibuat tidak menimbulkan gejolak di tingkat desa.

Aksi ini diperkirakan menjadi salah satu konsolidasi terbesar kepala desa di tahun 2025, sekaligus wujud kekhawatiran desa terhadap regulasi yang dianggap mengancam stabilitas pembangunan desa.
(red)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi