Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (5 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (8 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (10 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (12 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (12 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (12 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (13 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
INFODESA 17 Juli 2018, 11:45 WIB 1,439 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Baksos Kesehatan Gigi Ugm Yogyakarta Menyasar Desa – desa di Dalam Hutan

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Baksos Kesehatan Gigi Ugm Yogyakarta Menyasar Desa – desa di Dalam Hutan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

Blora, Infodesanews.com – Dinilai memiliki akses yang sulit dan jauh dari fasilitas layanan kesehatan, beberapa desa hutan di Blora Selatan (Kradenan, Randublatung, Jati), tepatnya Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Getas Ngandong yang menjadi kampus lapangan Fakultas Kehutanan UGM bakal dijadikan sasaran kegiatan bakti sosial kesehatan gigi secara massal.

Guna mematangkan rencana kegiatan tersebut, perwakilan Fakultas Kedokteran Gigi dan Fakultas Kehutanan UGM Yogyakarta melakukan audiensi dengan Bupati Djoko Nugroho dan beberapa kepala OPD terkait, Selasa (17/7/2018) ,kemarin di Kantor Bupati Blora.

Wakil Dekan Fakultas Kehutanan UGM, Dr. Rohman, S.Hut., M.P menyampaikan kepada Bupati Djoko Nugroho bahwa KHDTK Getas Ngandong tidak hanya sebagai laboratorium kampus lapangan Fakultas Kehutanan saja, namun sesuai SK dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan juga menjadi pusat studi dan kegiatan UGM.

“Memang selama ini baru aspek kehutanannya yang sudah dijadikan objek penelitian dan penerapan ilmu dari Fakultas Kehutanan. Namun kedepan tidak hanya kehutanannya saja, seluruh disiplin ilmu yang ada di UGM dari berbagai fakultas akan melaksanakan pengabdian disini. Akan diawali dengan bakti sosial dari Fakultas Kedokteran Gigi,” ucap Dr. Rohman, S.Hut., M.P.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyrakat dan Kerja Sama Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UGM drg. Triana Wahyu Utami, MDSc., Ph.D mengatakan bahwa kegiatan baksi sosial kesehatan gigi ini nantinya akan dilaksanakan pada bulan September mendatang.

“Kedatangan kami menemui Pak Bupati, ingin memaparkan rencana kegiatan dan berdiskusi tentang bagaimana baiknya agar program sosial kami nanti bisa berjalan dengan baik. Karena kami sadar, peran pemerintah daerah sangat penting,” ucap drg. Triana Wahyu Utami, MDSc., Ph.D.

Menurutnya, dalam kegiatan bakti sosial kesehatan gigi nanti tidak hanya dilakukan pemeriksaan gigi saja. Namun juga pengobatan dan perawatan, jika ditemukan adanya kasus ringan terkait kesehatan gigi masyarakat. Sejumlah kegiatan pendukung seperti sarasehan kesehatabn, bazar dan pembagian sembako gratis juga akan dilaksanakan.

“Sasaran kami selain masyarakat dewasa juga anak-anak sekolah. Tergetnya per desa 150 orang. Tahun lalu kegiatan ini kami laksanakan di Banyumas. Kami berharap nanti tanggal 8-9 September Pak Bupati berkenan hadir dan membuka kegiatan ini. Kami akan melibatkan 180 mahasiswa kedokteran gigi dan dosen pendampingnya. Total sekitar 200 orang,” lanjut drg. Triana.

Adapun desa yang akan disasar adalah Desa Getas (Kecamatan Kradenan), Desa Tlogotuwung dan Desa Bodeh (Kecamatan Randublatung), dan Dukuh Bendokerep, Desa Gempol (Kecamatan Jati).

Bupati Djoko Nugroho merasa senang dan berterimakasih kepada UGM yang akan melaksanakan bakti sosial kesehatan gigi di wilayah Blora Selatan. Pihaknya bersedia membantu armada untuk mobilitas mahasiswa kedokteran gigi selama dua hari di wilayah Getas dan sekitarnya itu.

“Tepat jika kegiatan bakti sosial kesehatan ini dilaksanakan di Blora Selatan. Pasalnya ada banyak desa tengah hutan yang jauh dari fasilitas kesehatan. Kami sedang mencoba dan memaksa memperbaiki jalan hutan di Blora Selatan meskipun itu adalah jalan Perhutani agar rakyat bisa memiliki akses yang baik,” ucap Bupati.

Agar acara bakti sosial nanti bisa berjalan baik dan tepat sasaran, Bupati meminta diagendakan lagi rapat lanjutan dengan mengundang Camat dan Kepala Desa terkait yang akan menjadi lokasi kegiatan. Pasalnya menurut Bupati, yang paham kondisi sosial masyarakat di wilayah adalah Camat dan Kepala Desa. Sehingga untuk penginapan 200 personil dan konsumsinya bisa dibahas lebih rinci.

Hadir dalam audiensi itu Kepala Dinas Kesehatan Kab.Blora dr. Henny Indriyanti M.Kes; Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Bappeda, Pujiariyanto S.Hut M.Eng; Kepala Bidang Pemerintahan dan Sosial Budaya Bappeda A Mahbub Djunaidi S.Pd, M.Si, Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Supoyo, serta Kepala Bagian Humas dan Protokol Hariyanto SIP, M.Si. (Tim Berita/Aras)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi