Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (7 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (10 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (12 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (13 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (14 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (14 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (14 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
NASIONAL 14 Juli 2020, 22:14 WIB 2,177 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Banjir Bandang Bumi Lamaranginang Lumpuhkan Jalur Trans Sulawesi

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Banjir Bandang Bumi Lamaranginang Lumpuhkan Jalur Trans Sulawesi
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULSEL(LUTRA), INFODESANEWS | Jalur utama menuju ibu kota Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Desa Radda Kecamatan Baebunta Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami kemacetan panjang. Ini dikarenakan, jalur trans Sulawesi di ibukota Masamva Kabupaten Lutra tertutup lumpur dan pasir 1,5 meter- 2 meter.

Akibat luapan lumpur dan air ini, arus lalu lintas dari Radda menuju Kota Masamba jalan trans Sulawesi lumpuh total dan sementara alat berat mengeluarkan lumpur bercampur pasir dari aspal. Jalur padat ini tergenang air akibat curah hujan terus menerus yang terjadi serta akibat meluapnya Sungai Radda dan Masamba mengakubatkan banjir bandang, Senin (13/7/2020) malam.

Dari pengamatan media ini sejak pagi, jalurtrans Sulawesi ditutup, dan sementara diturunksn alat berat 3 unit bagian selatan dan 2 unit bagian utara.

Kapolsek Baebunta Iptu Rodo Parulian Manik ditemui dilokasi mengatakan, untuk sementara waktu hingga menunggu alat berat mengeluarkan lumpur bercampur pasir, penutupan itu termasuk jalur dari Radda menuju Kota Masamba.

Luapan air Radda, Masamba dan Sunfai Rongkong itu, mulai terjadi sekira pukul 20.25 Wita warga sudah yang tidur. Hingga berita ini diturunkan, derasnya arus air yang berwarna coklat keruh itu masih terjadi. Antrean panjang terjadi di arah Lapangan Baebunta, kemacetan kendaraan bermotor mencapai 4 km ke arah utara begitupun dari arah utara ke selatan.

Polisi, TNI, dan Satpol PP bahu TGC BPBD dan organisasi lainnya bahu membahu mengatur arus lalu lintas dan mengevakuasi korban yang meninggal. Luapan air yang berasal dari kawasan hutan sehingga menggenangi pemukiman warga.

Laporan dari Camat Baebunta, Andi Yasir Pasandre ratusan rumah terendam genangan air dan lumpur.

Sementara dilaporkan, sudah tujuh warga yang meningfal dan masih bsnyak yang hilang dan seorang bocah berusia 8 tahun terseret derasnya arus Sungai itu. Korban bernama Nabil terseret arus lumpur dan belum didapat. “Korban sudah ada yang dimakamkan mulai siang tadi,” kata Camat Andi Yasir Pasandre.

Sekadar diketahui dengan kepeduluan hati nurani untuk kemanusian anggota DPR RI dari fraksi Demokrat Devi panggilan akrabnya langsung ke lokasi banjir bandang. (yustus)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi