Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (11 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (14 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (17 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (18 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (18 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (19 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (19 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
INFODESA 13 Oktober 2025, 12:21 WIB 2,677 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Baru Rampung Dikerjakan, Pembangunan Rabat Beton dari Dana Desa Sudah Retak

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Baru Rampung Dikerjakan, Pembangunan Rabat Beton dari Dana Desa Sudah Retak
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG TIMUR, INFODESANEWS — Pembangunan rabat beton yang baru saja rampung dikerjakan di salah satu dusun di Desa Tanjung Sari Kecamatan Jabung Kabupaten Lampung Timur, menuai sorotan warga. Pasalnya, proyek yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2025 itu sudah tampak retak meski belum lama selesai dikerjakan.

Pantauan di lapangan, sejumlah bagian badan jalan mulai menunjukkan retakan membujur di beberapa titik. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap kualitas pekerjaan yang dinilai tidak sesuai harapan.

“Sangat disayangkan, jalan ini baru selesai sekitar seminggu, tapi sudah retak. Padahal warga berharap pembangunan ini bisa bertahan lama,” ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya, Senin (13/10/2025).

Warga berharap pemerintah desa dan pihak pelaksana segera turun untuk melakukan perbaikan agar kerusakan tidak semakin meluas. Mereka juga meminta agar pengawasan terhadap setiap penggunaan Dana Desa lebih diperketat, guna menjamin mutu dan manfaat pembangunan bagi masyarakat.

Proyek pembangunan rabat beton dengan panjang sekitar 267 meter dan lebar 3 meter itu sebelumnya diharapkan dapat meningkatkan akses dan mobilitas warga, terutama dalam mendukung kegiatan ekonomi pedesaan.

Namun, kondisi yang terjadi justru menimbulkan tanda tanya besar soal kualitas pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah desa belum memberikan keterangan resmi terkait retaknya rabat beton tersebut. Namun sejumlah pihak menduga, keretakan terjadi akibat minimnya pemadatan dasar jalan atau penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi. (Red/Bambang)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi