LAMPUNG TIMUR, INFODESANEWS — Pembangunan rabat beton yang baru saja rampung dikerjakan di salah satu dusun di Desa Tanjung Sari Kecamatan Jabung Kabupaten Lampung Timur, menuai sorotan warga. Pasalnya, proyek yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahun anggaran 2025 itu sudah tampak retak meski belum lama selesai dikerjakan.
Pantauan di lapangan, sejumlah bagian badan jalan mulai menunjukkan retakan membujur di beberapa titik. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat terhadap kualitas pekerjaan yang dinilai tidak sesuai harapan.
“Sangat disayangkan, jalan ini baru selesai sekitar seminggu, tapi sudah retak. Padahal warga berharap pembangunan ini bisa bertahan lama,” ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya, Senin (13/10/2025).
Warga berharap pemerintah desa dan pihak pelaksana segera turun untuk melakukan perbaikan agar kerusakan tidak semakin meluas. Mereka juga meminta agar pengawasan terhadap setiap penggunaan Dana Desa lebih diperketat, guna menjamin mutu dan manfaat pembangunan bagi masyarakat.
Proyek pembangunan rabat beton dengan panjang sekitar 267 meter dan lebar 3 meter itu sebelumnya diharapkan dapat meningkatkan akses dan mobilitas warga, terutama dalam mendukung kegiatan ekonomi pedesaan.
Namun, kondisi yang terjadi justru menimbulkan tanda tanya besar soal kualitas pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah desa belum memberikan keterangan resmi terkait retaknya rabat beton tersebut. Namun sejumlah pihak menduga, keretakan terjadi akibat minimnya pemadatan dasar jalan atau penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi. (Red/Bambang)