Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (11 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (14 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (17 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (18 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (18 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (18 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (19 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
INFODESA 03 September 2018, 22:09 WIB 2,268 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Baru Rampung Dikerjakan Sudah Rusak

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Baru Rampung Dikerjakan Sudah Rusak
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

Lampung Selatan Infodesanews.com. — Pembangunan Proyek infrastruktur di Lampung Selatan, tengah menjadi sorotan KPK, namun tetap saja pengerjaan proyek jalan dilakukan asal jadi.

 

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Infodesanews.com. proyek pembangunan infrastruktur di Desa Seloretno, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan, diduga asal jadi. Pasalnya, baru sehari di kerjakan, jalan hotmix di perumahan Mustika Raya I sudah rusak kembali.

 

Dilangsir dari halaman lpse.lampungselatankab.go.id, proyek Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan, peningkatan jalan lingkungan Desa Seloretno tepatnya di Perumnas Mustika Raya I, yang di kerjakan oleh CV Krakatau Nusa Perkasa yang beralamat di Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda.

 

 

Pengerjaan Proyek infrastruktur yang menelan anggaran sebesar Rp, 860 juta, dari Dana APBD 2018 Lampung Selatan. itu tidak dipasang plang proyek yang merupakan informasi publik. Pengerjaan yang tidak transparan menjadi salah satu penyebab jalan cepat rusak, karena rendahnya kualitas.

“Mengerjakan jalannya kemarin, satu hari selesai,” kata Zul (40) warga setempat, Senin (3/9).

 

Masyarakat sangat senang dengan adanya pembangunan jalan di komplek perumahan mereka.

“Tapi sayangnya masarakat pun kecewa sebab pembangunan jalan yang baru saja rampung di kerjakan sudah tampak rusak dan jebol. ” kata dia.

 

Sementara itu, Kepala Desa Seloretno, Gunawan mengatakan kami pihak Desa tidak mengetahui siapa dan dari mana pihak rekanan yang mengerjakn,

“Waktu itu memang ada yang telpon katanya mau kekantor.”pungkas Gunawan pada Infodesanews.com. melalui pesan WhatsApp nya. Senin (3/9)   (SG)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi