Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (4 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (7 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (14 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (14 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (16 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (17 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (18 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (1 hari yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (1 hari yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (1 hari yang lalu)
NASIONAL 19 Februari 2022, 23:27 WIB 1,290 PDF

Baru Satu Tahun Dibangun Lantai Teras Menganga di SMAN 10 Toraja Utara, Ada Apa Anggaran 3 Milyar lebih

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Baru Satu Tahun Dibangun Lantai Teras Menganga di SMAN 10 Toraja Utara, Ada Apa Anggaran 3 Milyar lebih
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

SULAWESI SELATAN, INFODESANEWS | Dalam tahun anggaran 2020 lalu, pemerintah provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui Dinas Pendidikan membangun Unit Sekolah Baru (USB) SMA Negeri 10 Toraja Utara (Torut) yang berlokasi di Kapala Pitu Kabupaten yang berjuluk Bumi Pongtiku.

Namun, sangat disayangkan sekali, bangunan yang selesai dibangunbaru satu tahun berjalan, kini mulai retak-retak atau menganga di beberapa bagian lantai teras sekolah.

Dengan ditemukannya beberapa bagian lantai teras yang sudah retak-retak alias menganga tersebut, cukup wajar kalau kualitas pekerjaan dipertanyakan dan diragukan. Padahal dana yang digelontorkan Pemprov Sulsel untuk membangun SMK Negeri 10 Torut tersebut sebesar Rp3.360.000.000,-

Beberapa masyarakat di Kapala Pitu yang namanya tak mau dipublikasikan mengatakan, melihat cukup besarnya dana digelontorkan APBD Provinsi Sulsel yang tersedot untuk membangun USB SMA Negeri 10 Toraja Utara seharusnya, kualitas bangunannya lebih baik dan kokoh, tidak seperti sekarang ini.
Dan pekerjaan merupakan tanggung jawabnya ada di bawah Dinas Pendidikan Sulsel.

“Bagian yang tampak menganga tersebut karena katanya pemenang tender yakni PT Intan Jaya Koneksi yang beralamat di Jalan Goa Sudiang tidak ada dalam anggaran,” sebut Lius dari koneksi perusahaan pemenang tender via ponsel Kamis 17 Februari 2022.

Untuk itu, sangat wajar kalau perusahaan pemenang tender, harus mempunyai tanggung jawab moral terhadap hasil pembangunan USB tersebut. Karena Pemerintah Provinsi Sulsel, telah memberikan kewenangan kepada pihak Disdik Sulsel,” sebutnya.

Sekadar diketahui bahwa anggaran pembangunan USB SMA Negeri 10 Toraja Utara, yang berlokasi di Lembang (Desa) Polopadang Kecamatan Kapalapitu tersebut senilai Rp3.360.000.000,- Dan konsultan pengawasnya dari orang Dinas Provinsi,” harusnya kan saya yang awasi barang, tapi begitumi,” ucapnya.

Lius menambahkan bahwa,” ada 4 (empat) pihak yang kerja bangunan  tersebut yakni, ada orangnya pak Dewan Provinsi Sulsel, ada pak Dewan Toraja Utara dan saya sendiri,” sebutnya seraya menambahkan bahwa, yah mau diapa mereka yang punya aspirasi memperjuangkan bangunan tersebut.

Anggota DPRD Provinsi Sulsel Jufri Sambara saat dikonfirmasi lewat telepon celularnya tidak merespon pada Jumat 18 Februari 2022 kemarin. Untuk anggota DPRD Torut Agus Tuku Sarira justeru membantah. Ia menolak katanya, pihaknya dianggap ikut mengerjakan bangunan sekolah tersebut.

“Itu tidak benar, mungkin ada prang yang kenal saya membawa-bawa nama saya,” sebutnya membantah.

Anggota Legislator DPRD Toraja Utara ini menegaskan bahwa, dirinya sama sekali tidak terkait dengan urusan pdmbangunan sekolah itu.

Sementara dihubungi Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi yang juga Kepala BKD Ir. H Imran Jausi, M. Pd melalui via whatsapp hari Jumat kemarin, hanya merespon akan menyampaikan ke mereka yang tahu persis soal USB SMA Negeri 10 Torut.

“Iye, nanti kami sampaikan ke beliau,” jawabya. Maklum, Imran baru menjabat Kepala Dinas saat pembangunan USB tersebut.

Sementara Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMA Disdik Sulsel Asqar, SE, MM saat dihubungi melalui via whatsapp, dia mengatakan saya juga belum dibidang pembinaan SMA di tahun 2020, kita hubungi Oak Ahong,” sebutnya singkat.

Ahong pun sendiri dihubungi berulang kali, baik lewat telpon celular maupun Whatsapp tidak memberikan respon, ini ada apa.(tom/yustus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi