Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (4 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (7 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (9 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (11 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (11 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (11 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (11 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
INFODESA 19 Desember 2025, 20:35 WIB 2,126 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Belum Genap Sebulan Diperbaiki, Jalan Sukabanjar–Suak Retak dan Ambles, DPRD Lamsel Akan Turlap

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Belum Genap Sebulan Diperbaiki, Jalan Sukabanjar–Suak Retak dan Ambles, DPRD Lamsel Akan Turlap
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Belum genap satu bulan usai dikerjakan, kondisi hotmix ruas jalan Sukabanjar–Suak justru menuai sorotan. Nampak i sejumlah titik, lapisan aspal tampak retak bahkan ambles, sehingga memunculkan dugaan lemahnya kualitas pekerjaan.

Pantauan di lapangan menunjukkan, kerusakan terlihat jelas pada beberapa bagian badan jalan yang baru saja dihotmix. Aspal yang seharusnya masih dalam kondisi mulus, kini tampak hancur dan ambles.

Warga setempat mengaku kecewa dengan hasil pekerjaan tersebut. Mereka menilai proyek rekontruksi rusa jalan Sukabanjar-Suak (R.089) yang menggunakan anggaran APBD tahun 2025 ini tidak sebanding dengan kualitas yang diharapkan, terlebih usia pekerjaan yang masih sangat baru.

“Baru beberapa hari selesai, tapi sudah rusak di beberapa titik. Kalau seperti ini, kami khawatir tidak akan bertahan lama,” ujar salah seorang warga.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan terkait pengawasan dan mutu pengerjaan, mulai dari proses pemadatan, ketebalan aspal, hingga kualitas material yang digunakan. Warga berharap pihak terkait segera melakukan evaluasi dan perbaikan ulang, agar jalan yang menjadi akses penting masyarakat tersebut tidak semakin membahayakan pengguna.

Menanggapi keluhan warga, Ketua Komisi III DPRD Lampung Selatan, Yuti Ramayanti, mengaku akan menindaklanjuti persoalan tersebut. Ia menyatakan pihaknya akan terlebih dahulu mempelajari laporan yang masuk sebelum turun langsung ke lapangan.

“Nanti saya pelajari dan insyaallah kita akan turun,”kata dia pada Infodesanews.com, melalui pesan WhatsApp nya, Jum,at (19/12/2025)

Ia juga menegaskan, Komisi III DPRD Lampung Selatan akan melakukan koordinasi dengan dinas terkait serta pihak rekanan pelaksana proyek untuk memastikan penyebab kerusakan jalan tersebut.

“Nanti kami koordinasi dengan dinas terkait dan pihak rekanan, dan insyaallah kami di Komisi III akan menjadwalkan turun lapangan,” tegas Legislator dari Fraksi Gerindra itu.**Red.

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi