LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Belum genap satu bulan usai dikerjakan, kondisi hotmix ruas jalan Sukabanjar–Suak justru menuai sorotan. Nampak i sejumlah titik, lapisan aspal tampak retak bahkan ambles, sehingga memunculkan dugaan lemahnya kualitas pekerjaan.
Pantauan di lapangan menunjukkan, kerusakan terlihat jelas pada beberapa bagian badan jalan yang baru saja dihotmix. Aspal yang seharusnya masih dalam kondisi mulus, kini tampak hancur dan ambles.
Warga setempat mengaku kecewa dengan hasil pekerjaan tersebut. Mereka menilai proyek rekontruksi rusa jalan Sukabanjar-Suak (R.089) yang menggunakan anggaran APBD tahun 2025 ini tidak sebanding dengan kualitas yang diharapkan, terlebih usia pekerjaan yang masih sangat baru.
“Baru beberapa hari selesai, tapi sudah rusak di beberapa titik. Kalau seperti ini, kami khawatir tidak akan bertahan lama,” ujar salah seorang warga.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan terkait pengawasan dan mutu pengerjaan, mulai dari proses pemadatan, ketebalan aspal, hingga kualitas material yang digunakan. Warga berharap pihak terkait segera melakukan evaluasi dan perbaikan ulang, agar jalan yang menjadi akses penting masyarakat tersebut tidak semakin membahayakan pengguna.
Menanggapi keluhan warga, Ketua Komisi III DPRD Lampung Selatan, Yuti Ramayanti, mengaku akan menindaklanjuti persoalan tersebut. Ia menyatakan pihaknya akan terlebih dahulu mempelajari laporan yang masuk sebelum turun langsung ke lapangan.
“Nanti saya pelajari dan insyaallah kita akan turun,”kata dia pada Infodesanews.com, melalui pesan WhatsApp nya, Jum,at (19/12/2025)
Ia juga menegaskan, Komisi III DPRD Lampung Selatan akan melakukan koordinasi dengan dinas terkait serta pihak rekanan pelaksana proyek untuk memastikan penyebab kerusakan jalan tersebut.
“Nanti kami koordinasi dengan dinas terkait dan pihak rekanan, dan insyaallah kami di Komisi III akan menjadwalkan turun lapangan,” tegas Legislator dari Fraksi Gerindra itu.**Red.