Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (1 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (2 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (3 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (14 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (15 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (16 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (21 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (21 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (23 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (23 jam yang lalu)
NASIONAL 08 April 2021, 07:43 WIB 1,867 PDF

Bencana Banjir Bandang di NTT 124 Meninggal, 74 Orang Hilang.

Admin Utama
Oleh: admin • ~1 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Bencana Banjir Bandang di NTT 124 Meninggal, 74 Orang Hilang.
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

NTT, INFODESANEWS – Kapusdatinkom Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati memaparkan perkembangan evakuasi korban bencana banjir per pukul 14.00 WIB.

“Dari 124 jiwa yang meninggal, 67 jiwa dari Kabupaten Flores Timur, 28 orang dari Lembata, 21 orang dari Kabupaten Alor, 3 orang dari Kabupaten Malaka, 2 dari Kabupaten Sabu Raijua, 1 dari Kota Kupang, 1 dari Ende, dan 1 dari Kabupaten Kupang,” kata Raditya dalam tayangan Youtube BNPB, Rabu, 7 April 2021.

Menurutnya masih ada 74 orang yang hilang dan sedang dalam pencarian. Berdasarkan laporan yang diterima, orang hilang dari Flores Timur 6 orang, Lembata 44 orang, dan Kabupaten Alor 24 orang.

Selain itu, sebanyak 129 orang mengalami luka-luka. Sebanyak 668 rumah rusak berat, 272 rumah rusak sedang, 154 rumah rusak ringan. Kemudian, 87 fasilitas umum rusak berat dan 24 rusak berat.

Ada belasan daerah yang sampai saat ini masih terisolasi. Tercatat, 6 desa di Kabupaten Malaka yang jembatannya putus. Kemudian, di Sabu Raijua ada 6 kecamatan yang terisolasi karena jalanan teradang pohon tumbang dan jembatan putus. Lalu, di pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur terdata 6 desa terisolasi.

“Lokasi yang ada di NTT ini berupa pulau-pulau. Yang menjadi tantangan juga bagi kita semua dalam penanganan darurat ini adalah masalah akses,” ucap Raditya.(rls/yustus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 2 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi