Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (5 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (6 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (6 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (7 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (7 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (22 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu)
NASIONAL 21 Mei 2023, 11:29 WIB 1,059 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Berhasil Ungkap Kasus Bayi, Rumah PPAI Minta Kapolri dan Kapolda Jateng Berikan Didikasi Penghargaan ke Kapolresta Pati dan Kapolres Jepara Beserta Jajaran

Penulis: admin
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Berhasil Ungkap Kasus Bayi, Rumah PPAI Minta Kapolri dan Kapolda Jateng Berikan Didikasi Penghargaan ke Kapolresta Pati dan Kapolres Jepara Beserta Jajaran
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

JAKARTA – Maraknya pembunuhan bayi yang dilakukan oleh ayah dan ibu kandung ini menjadi perhatian khusus oleh Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia (RPPAI), Minggu (21/5/23)

Terutama di wilayah Provinsi Jawa Tengah Yaitu Kabupaten Pati dan Jepara.” hal ini terlihat jelas, sosok predator adalah orangtua kandung yang tega habisi nyawa anak balita berumur 3 bulan.

Kemaren sempat viral dan akhirnya bayi tersebut ditemukan wilayah bantaran sungai Desa Wangunrejo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati serta ternyata pelakunya adalah ayah kandung anak balita ini.

“Lanjut, Sebelum terjadi suatu peristiwa, pelaku dengan berdalih bahwa anaknya awalnya tidur dan akhirnya bangun tetapi saat menangis terus, ayahnya tersebut jengkel maupun kesal saat di suruh jaga anak oleh istrinya”, kata pelaku dihadapan awak media.

Pintarnya Predator ini, rela bohong di semua masyarakat Kauman, Pati Kidul, Kecamatan Pati bahwa anaknya dibawa hantu (Genderuwo -Red).” dengan terjadinya hal yang diluar nalar, sehingga warga jadi heboh.

Tetapi tidak lama, Pelaku juga sempat laporan ke pihak berwajib.” tetapi dari fenomena yang cukup janggal ini, akhirnya Kapolresta Pati Kombes Pol. Andhika Bayu Adhittama memerintahkan kepada Kasatreskrim Polresta Pati Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar agar mendalami kasus tersebut.

Jelang tidak lama, tim Polresta Pati menemukan balita tersebut yang sudah mengapung di bataran sungai dengan posisi bayi tersebut sudah tidak bernyawa dan wajah serta kepalanya terbungkus plastik hitam.

Dalam keberhasilan Polresta Pati menemukan bayi yang dibuang dan juga berhasil mengungkap takbir siapa pelaku pembunuhnya” . ternyata adalah ayah kandungnya sendiri.

“Sehingga, Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia (RPPAI) apresiasi kepada Polresta Pati dan juga Polres Jepara yang telah berhasil mengamankan pelaku adalah seorang ibu kandung yang tega buang anak disumur berlokasi di Kecamatan Kembang Jepara dan ayah kandung membunuh anaknya dengan cara membuang di bantaran sungai Desa Wangunrejo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati.

Maka pada kesempatan ini, Ketua umum Fuad Dwiyono, S.Sn dan Sekretaris Jenderal Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia A.S Agus Samudra yang dipangil akrab Agus kliwir meminta Kapolri dan Kapolda Jateng agar memberikan penghargaan atas didikasi pengungkapan pembunuhan bayi yang berusia 3 bulan dan kini para pelaku sudah diamankan.

“Fuad Dwiyono, S.Sn selaku Ketua Umum Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia (RPPAI) menyatakan sikap bahwa Kapolresta Pati Kombes Pol. Andhika Bayu Adhittama, Kasatreskrim Polresta Pati Kompol Onkoseno Grandiarso Sukahar  serta Kapolres Jepara  AKBP Wahyu Nugroho Setyawan dan Kasatreskrim Jepara AKP Ahmad Masdar Tohari layak mendapatkan didikasi penghargaan terbaik dalam pengungkapan kasus pembunuhan bayi dengan waktu singkat”, tegasnya.(Red)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama

Admin Utama

Administrator Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi