Jumat, 2 Oktober 2026
TERKINI
• Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya (7 jam yang lalu) • Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Blora, 13 Siswa SDN 1 Tutup Alami Keluhan (9 jam yang lalu) • Polres Blora Bongkar 5 Kasus Narkoba, 8 Tersangka Diamankan (14 jam yang lalu) • 63 Prajurit Kodim 0721/Blora Naik Pangkat, Dandim Tekankan Tanggung Jawab Lebih Besar (16 jam yang lalu) • Revitalisasi KB Aisyiyah Dologan: Bangunan Baru, Semangat Baru untuk Anak Usia Dini (17 jam yang lalu) • Teguhkan Nilai-Nilai Pancasila Danramil Tenggarong Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila (17 jam yang lalu) • Pancasila Dikumandangkan, Keadilan Dipertanyakan (20 jam yang lalu) • Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (1 hari yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (1 hari yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (1 hari yang lalu)
INFODESA 14 Februari 2022, 17:17 WIB 1,952 PDF

Berikut Besaran Anggaran Untuk Wilayah Kecamatan Jatiagung

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Berikut Besaran Anggaran Untuk Wilayah Kecamatan Jatiagung
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kucurkan anggaran pembangunan sebesar Rp.37.320.712.394 untuk Kecamatan Jati Agung.

Anggaran itu terdiri dari anggaran operasional Kecamatan Natar sebesar Rp.2.737.130.300
dengan total Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp.34.583.582.094.

Hal itu terungkap dalam kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kecamatan Jati Agung, yang digelar di desa Fajar Baru, pada Senin (14/2/2022).

Hadir dalam kegiatan Musrenbang Kecamatan Natar, Anggota DPRD Lampung Selatan, Pejabat utama dan Kepala OPD dilingkup Pemkab Lampung Selatan, Ketua TP PKK Lampung Selatan Hj. Winarni serta Ketua Dharma Wanita Persatuan Yani.

Pada kesempatan itu, Camat Jati Agung Eko Irawan mengungkapkan mengenai potensi-potensi yang ada diwilayahnya dalam berbagai sektor. Mulai dari potensi umum, potensi khusus, potensi sektor pertanian dan potensi sektor wisata.

Adapun potensi umum yang terdapat di Kecamatan Jati Agung, yaitu adanya rencana dari Pusat Pemerintahan Provinsi Lampung di desa Purwotani, Rumah Sakit Airan Raya dan juga sebagai daerah penyangga untuk wilayah Bandar Lampung.

Kemudian, potensi khusus yakni sebagai sentra pemasok kebutuhan ayam pedaging dan petelur untuk wilayah Bandar Lampung dan sekitarnya, sentra sayur mayur yang dipasok dari desa-desa di Kecamatan Jati Agung dan potensi ternak sapi, kambing, itik dan entok.

“Untuk potensi pada bidang pertanian, yaitu padi sawah seluas, padi ladang, jagung, ubi kayu, sawi, terong dan juga sayur mayur lainnya. Karena kebetulan di Kecamatan Jati Agung ini merupakan sentra ssyur mayur,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Eko Irawan mengungkapkan, mengenai potensi wisata yang terdapat di Kecamatan Jati Agung. Pada desa Jati Mulyo mempunyai pemandian air panas, taman asmoro, jati argo farming, bendungan way panas dan sa’dan pantes.

“Selanjutnya di desa Karang Anyar terdapat Slanik Water Park, Perengan Anteng dan Taman Pancur Indah. Kemudian, di desa Margo Lestari terdapat Garden Jeni, desa Sidodadi Asri terdapat Taman Fosil dan yang terakhir di desa Gedung Agung terdapat Kampung Kuda,” ungkapnya lebih lanjut.

Sementara, Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto menegaskan, agar seluruh jajaran kecamatan dan desa dapat memahami tugas pokok dan fungsi unit (tupoksi) masing-masing, sehingga akan mempermudah tercapainya tujuan dari program pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan.

“Kita harus tau tupoksi kita masing-masing, apa potensi di Kecamatan Jati agung, terutama pada desa masing-masing. Disini pentingnya peran kita, tokoh-tokoh desa, tingkatkan kebersamaan kita. Mudah-mudahan dengan penguatan kita, omicron kita bisa kita lawan,” ujar Nanang.

Nanang menambahkan, dengan memahami tupoksi masing-masing juga dapat menumbuhkan sinergitas dari seluruh jajaran pemerintahan, terutama dalam melawan pandemi COVID-19 yang masih terus melanda Indonesia hingga saat ini.

“Supaya tidak ada lagi refocusing anggaran, kita harus disiplin prokes. Pak camat pak kades ini merupakan suritauladan masyarakat. Ditambah lagi sekarang musim penghujan, ini dibutuhkan gotong royong dari seluruh masyarakat. Karena dikhawatirkan akan ada penyebaran Deman Berdarah Dengue (DBD),” ujarnya lebih lanjut.

Menurut Nanang, salah satu cara melawan dampak pandemi COVID-19 pada sektor ekonomi, yaitu dengan menumbuhkan ide-ide kreatif dengan melihat berbagai potensi yang dapat diunggulkan di desa masing-masing.

“Lihat situasi dan konsisi, apa potensi yang bisa dikembangkan untuk pertumbuhan ekonomi, apa yang bisa dijual untuk meningkatkan desa. Tadi sudah dipaparkan potensi wisata di desa-desa ini butuh kebersamaan, satukan pemikiran, jangan sampai ada ego-ego pribadi yang dapat mengesampingkan kebutuhan masyarakat,” pungkas Nanang. (Red) sumber Diskominfo Lamsel

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi