Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (1 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (2 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (4 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (14 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (16 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (16 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (21 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (22 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (23 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (23 jam yang lalu)
INFODESA 11 Agustus 2020, 09:45 WIB 2,710 PDF

BERSAMA DINSOS, BAZNAS DAN BBRSPDF SURAKARTA, WABUP UPAYAKAN KESEMBUHAN VEA

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

BERSAMA DINSOS, BAZNAS DAN BBRSPDF SURAKARTA, WABUP UPAYAKAN KESEMBUHAN VEA
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BLORA, INFODESANEWS | Anak penyandang disabilitas yang belum bisa berjalan normal sejak bayi hingga usia 11 tahun, Alenda Primavea Dewi, putri pasangan Gimin dan Adin, pada Senin sore (10/8/2020), dijenguk Wakil Bupati H. Arief Rohman M.Si bersama Dinsos P3A, Baznas dan Balai Besar Rehabislitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik (BBRSPDF) Prof. Dr. Soeharso Surakarta.

Warga RT 1 RW 4 Kelurahan Bangkle, Kecamatan Blora, yang berkeinginan keras untuk bisa sekolah lagi ini langsung diperiksa oleh ahli terapi dari BBRSPDF, dan suntikan semangat dari Wakil Bupati, Kepala Dinsos P3A, dan Wakil Ketua Baznas.

Dengan didampingi Gimin dan Adin, Vea (panggilan akrabnya) dibantu untuk latihan meluruskan kaki dan mengangkat badannya sendiri oleh ahli terapi. Kemudian dilatih duduk dari posisi tiduran secara benar untuk melatih kekuatan tangan dan kakinya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati juga menyerahkan bantuan sembako dan dana sosial kepada orang tua Vea yang berprofesi sebagai tenaga bangunan. Pihaknya berharap pengobatan Vea bisa dikawal bersama sehingga kemampuannya untuk berdiri hingga berjalan bisa terwujud meskipun harus melalui beberapa tahap terapi pengobatan.

“Awalnya kami diberitahu teman-teman media tentang keberadaan Vea yang kondisinya seperti ini. Sehingga kami mengajak Dinas Sosial bersama Baznas untuk menjenguk. Kebetulan rombongan BBRSPDF Prof. Dr. Soeharso Surakarta juga bisa hadir bersama. Kami akan kawal bersama agar dik Vea bisa lebih baik lagi,” ucap Wakil Bupati H. Arief Rohman, M.Si.

Menurut Wakil Bupati, saat dicek ahli terapi dari BBRSPDF Surakarta, ternyata kaki kanannya masih bisa diluruskan. Sedangkan kaki kiri karena sudah bertahun-tahun dalam posisi tertekuk maka butuh beberapa kali pelatihan dan alat bantu agar bisa lurus.

“Tadi langsung dicek, dan diukur agar bisa dibuatkan alat bantu. Sekaligus melatih orang tuanya agar setiap hari bisa melatih dik Vea bergerak dengan benar. Seperti melatih meluruskan kaki dan mengangkat badan yang benar. Komunikasinya normal kok, bisa bicara, berhitung, membaca. Sehingga ingin bisa sekolah lagi,” lanjut Wakil Bupati.

Pihaknya menunggu hasil pemeriksaan BBRSPDF terlebih dahulu. Jika cukup dengan terapi maka akan dikawal proses terapinya di rumah sakit secara rutin. Namun jika butuh operasi maka Baznas dan Dinsos akan mengawalnya juga.

“Alhamdulillah yang bersangkutan sudah memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Kami mohon do’anya semoga dik Vea bisa segera membaik dan bisa sekolah lagi. Dinsos juga sudah koordinasi dengan Dinas Pendidikan agar bisa memfasilitasi sekolahnya,” pungkas Wakil Bupati.

Sementara itu, Adin, ibu Vea, mengucapkan terimakasih atas kunjungan dan bantuan dari Wakil Bupati dan rombongan Dinsos, Baznas dan BBRSPDF yang sudah sudi hadir ke rumahnya untuk memberikan perhatian pada anaknya.

“Terimakasih, maturnuwun bantuannya Pak Arief dan seluruh rombongan. Vea ini dulu lahir premature, dan baru bisa duduk pada usia 8 tahun. Sehingga baru masuk sekolah TK pada usia 8 tahun tersebut. Selama di TK dua tahun saya antar jemput pakai kursi roda. Setelah lulus TK tahun kemarin usia 10 tahun dan ingin melanjutkan ke SD. Namun belum bisa karena kondisinya seperti ini,” jelas Adin.

Ia ingin anaknya bisa sekolah di sekolah normal karena kemampuan anaknya sama seperti anak normal lainnya. Bisa membaca, menulis dan berhitung. Hanya ada keterbatasan kemampuan jalan saja. (Tim Liputan Prokompim)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
8 + 6 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi