Kamis, 1 Oktober 2026
TERKINI
• Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (5 jam yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (8 jam yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (15 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (15 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (17 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (18 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (19 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (1 hari yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (1 hari yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (1 hari yang lalu)
NASIONAL 18 September 2021, 06:16 WIB 1,993 PDF

Blora Berhasil Menempati Peringkat Ke 6 Se Jawa Tengah Pelaksanakan Digitalisasi Transaksi Keuangan

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Blora Berhasil Menempati Peringkat Ke 6 Se Jawa Tengah Pelaksanakan Digitalisasi Transaksi Keuangan
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BLORA, INFODESANEWS –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora berhasil menempati peringkat ke 6 dari se Jawa Tengah sebagai pemerintah daerah yang melaksanakan digitalisasi transaksi keuangan daerah. Berada di bawah Pemprov Jateng, Sragen, Karanganyar, Brebes, dan Pekalongan. Sehingga Pemkab Blora berhasil mencapai predikat “Kabupaten Digital” Berdasarkan Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (IETPD) yang ditetapkan Bank Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Tengah, Pribadi Santoso saat menggelar rapat koordinasi bersama dengan Bupati Blora H.Arief Rohman, S.IP, M.Si , Kamis (16/9/2021) kemarin di Ruang Rapat Lantai 8 Gedung Perwakilan BI Jawa Tengah.

Pihaknya mengapresiasi komitmen serius Pemkab Blora dalam rangka mendorong digitalisasi transaksi keuangan pemerintah daerah.

 “Jadi indeks elektronifikasinya Blora itu di rangking 6, kalau di rangking itu berarti sudah masuk predikat digital. Kalau dari sisi digital sudah baik, kesadaran dari masyarakatnya menurut hemat saya juga sudah sangat mendukung, tinggal nanti memperluas saja,” ungkapnya.

 Dijelaskannya, berdasarkan asesmen IETPD di Jawa Tengah, terdapat 13 pemda yang masuk kategori digital, 22 pemda masuk kategori maju dan 1 pemda yang masuk  dalam kategori berkembang.

“Dibawahnya kategori digital itu adalah kategori maju, itu ada 22 pemda dan satu pemda yang kategorinya berkembang,” ucapnya.

 Pihaknya juga berharap dengan adanya digitalisasi transaksi keuangan ini dapat mengoptimalkan penerimaan daerah.

 Kepala Perwakilan BI Jawa Tengah juga mengapresiasi penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Blora yang semakin meningkat.

“Di Blora QRIS nya pertumbuhanya cukup tinggi 172% (yoy), perkembangan transaksi QRIS di Blora ini cukup menggembirakan,” ungkap Pribadi.

 “Terimakasih Pak Bupati atas peranan Pemda dalam rangka elektronifikasi transaksi keuangan daerah dari sisi pengeluaran dan penerimaan, kalau melihat data ini menurut saya sangat bagus dan bisa dioptimalkan,” sambungnya.

Berdasarkan data yang dipaparkannya, per Juni 2021 diperoleh informasi saat ini 100 persen transaksi belanja Pemda di Kab. Blora telah menerapkan sistem non tunai, kemudian untuk transaksi pendapatan Pemda saat ini sebanyak 23 dari total 31 penerimaan daerah telah menerapkan non tunai.

 Sementara itu, pada 3 September 2021 terjadi pertumbuhan merchant QRIS di Blora sebanyak 7.766 merchant, sehingga jumlah merchant sebanyak 12.047.

 Pada kesempatan tersebut, Bupati Arief Rohman dan rombongan sekaligus berdiskusi  mengenai pengendalian inflasi, digitalisasi transaksi pemerintah daerah dan inovasi pemberdayaan ekonomi daerah dengan Perwakilan BI Jawa Tengah. Sekaligus Pemkab Blora menerima arahan dan masukan mengenai hal tersebut.

 Bupati Blora menyambut baik capaian ini, meski demikian digitalisasi transaksi keuangan Pemda akan terus didorong agar dapat terlaksana secara optimal sesuai arah kebijakan pemerintah pusat.

 “Alhamdulillah, Blora berhasil peringkat 6 di Jawa Tengah sebagai kabupaten/kota pelaksana digitalisasi transaksi keuangan daerah, sehingga Blora mampu masuk kategori digital. Semoga kedepan bisa lebih baik lagi,” ucap Bupati.

 Bupati mengungkapkan bahwa Kabupaten Blora telah memiliki Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), yang diantaranya untuk mendorong pemanfaatan teknologi dalam rangka tata kelola keuangan yang lebih baik serta meningkatkan potensi penerimaan Pemda.

 “Terkait tim percepatan dan perluasan digitalisasi daerah atau TP2DD, kita sudah ada SK Bupati tentang hal tersebut,” jelas Bupati.

 “TP2DD di Blora sudah menyusun program di 2021 dan sedang kita susun Perbup dan roadmap digitalisasi daerah utuk 5 tahun kedepan,” terangnya.

 Disampaikannya, dengan digitalisasi ini, Pemkab Blora juga meminta arahan dan dukungan dari BI agar dapat mewujudkan inklusi keuangan sesuai dengan arah kebijakan pemerintah pusat.

 Bupati juga berharap adanya masukan arahan dan dukungan dari BI dalam rangka pengendalian inflasi di daerah serta terkait inovasi pemberdayaan ekonomi daerah.

 Hadir dalam rapat tersebut Deputi Perwakilan BI Jawa Tengah, Sekretaris Daerah Kab. Blora, Kepala BPPKAD, Kepala Bappeda, Kabag Perekonomian Setda .***Tim/ Red.

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi