Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (3 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal (5 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (5 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (10 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (11 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (13 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (13 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (13 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027, Pemerintah Desa Sumber Jaya Berharap Pemkab Lamsel Bangun Jalan Tapip. (21 jam yang lalu) • Musrenbangdes Tahun 2027 Di Desa Margodadi, Noven Fahri Paparkan Pembangunan Di Tahun 2026 (21 jam yang lalu)
INFODESA 16 Juni 2020, 15:10 WIB 1,935 PDF

BPBD Lamsel Memiliki Alat Pendeteksi Bencana

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

BPBD Lamsel Memiliki Alat Pendeteksi Bencana
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan kini memiliki sistem penerima peringatan atau disebut Warning Receiver System (WRS) yang merupakan alat diseminasi informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami.

Alat tersebut merupakan bantuan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat dan ditempatkan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan.

Selain memilik fitur Web-GIS, yang dapat menampilkan pesan info gempa dan peringatan tsunami, aplikasi WRS juga memiliki fitur info BMKG seperti cuaca dan iklim.

Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto sangat mengapresiasi bantuan dari BMKG pusat itu. Karena menurutnya, alat tersebut sangat bermanfaat untuk mengantisipasi terjadinya gempa bumi di daerah dan membantu masyarakat terutama yang berdomisili di wilayah pesisir.

“Ini (alat) bisa membantu memantau situasi di Lampung Selatan. Apalagi saat ini cuaca sedang ekstrim. Kita fokus untuk memantau prakiraan cuaca, jadi bisa mendeteksi bila terjadi bencana banjir,” ujar Nanang disela-sela memantau alat tersebut, Selasa (16/6/2020).

Sementara itu, Eko, selaku teknisi sekaligus operator yang ditunjuk BMKG menjelaskan, WRS merupakan sistem aplikasi diseminasi berbasis komputer yang digunakan untuk menerima informasi yang dikirimkan dari WRS Server yakni BMKG pusat kepada lembaga perantara.

Dia mengatakan, fungsi WRS lebih kepada menerima informasi dan memberitahu situasi wilayah yang sudah terpasang alat pendeteksi berdasarkan sensor yang masuk ke BMKG pusat.

“Jadi begitu ada event, contohnya gempa, sensor itu mengirim data ke BMKG pusat. Dari (BMKG) sana langsung di broadcast ke tempat-tempat yang sudah terpasang Warning Receiver System ini. Dimana gempanya, seberapa besar bisa langsung dilihat,” terang Eko.

Lebih lanjut Eko menjelaskan, pemasangan alat WRS juga akan membantu kesiapan masyarakat dengan adanya peringatan dari alat deteksi bencana. Sementara, di Provinsi Lampung sendiri, alat WRS hanya terpasang di 10 titik.

“Di Lampung kita ada 10 titik. Yang sudah terpasang saat ini di Pesawaran, SAR Lampung di Bakauheni, BPBD Lampung Selatan, dan Kahai Beach. Sisanya belum terpasang karena perangkatnya masih dalam perjalanan,” pungkasnya. (az/Sg)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
4 + 1 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi