Senin, 28 September 2026
TERKINI
• Dandim 0906/Kkr Hadiri Acara Puncak Prosesi Penutupan Erau (17 menit yang lalu) • Antusias Warga Ramaikan Turnamen Orado Dalam Rangka HUT TNI Yang Digelar Kodim 0906/Kkr (26 menit yang lalu) • Kodim 0721/Blora Gelar Ziarah Nasional dan Tabur Bunga Peringati HUT ke-81 TNI (2 jam yang lalu) • Dari Buku hingga Tali Kasih, Dwi Riyanto Isi Pengajian RISMA dengan Pesan Kehidupan (7 jam yang lalu) • Semarakkan HUT ke-81 TNI, Open Turnamen Domino Orado 101 Piala Panglima TNI Resmi Dibuka di Provinsi Lampung. (16 jam yang lalu) • Lindu Aji Kunduran Bersama Dua Anggota DPRD Blora dari PKB Gelar Dropping Air Bersih (16 jam yang lalu) • LSM Harimau Blora Siap Ikut Aksi Moral di MNC Tower Jakarta (21 jam yang lalu) • Wujud Kepedulian Rakyat, Danrem 091/ASN Buka Bazar HUT Ke-81 TNI di Kodim 0901/Smd (1 hari yang lalu) • Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (2 hari yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (2 hari yang lalu)
INFODESA 22 Oktober 2023, 17:21 WIB 1,081 PDF

BPOM Melakukan Pengawasan Dan Sidak Masih Menemukan Produk Ilegal

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

BPOM Melakukan Pengawasan Dan Sidak Masih Menemukan Produk Ilegal
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BLORA, INFODESANEWS – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah melakukan pengawasan dan sidak. Namun faktanya masih ada makanan, obat, maupun produk perawatan kulit yang ilegal. Hal tersebut diucapkan Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto pada acara Komunikasi, Informasi, dan Edukasi Obat dan Makanan Aman bersama BPOM di Blora, Jawa Tengah, Minggu (22/10/2023).

“Cek KLIK Obat dan Makanan Aman Dijamin BPOM Untuk membuat tubuh sehat, harus memperhatikan asupan yang masuk,” terang Edi Wuryanto Anggota Komisi IX DPR RI
Fraksi PDI Perjuangan, Dapil Jawa Tengah III

Edy mencontohkan salah satu dampak asupan makanan yang baik dan tidak bisa dilihat dari status stunting. Blora menjadi salah satu kabupaten/kota yang angka stuntingnya di atas nasional, yakni 25,8 persen.

“Mengapa orang bisa terkena stunting? Salah satunya karena makannya kurang gizi dan mengandung bahan yang tidak sehat,” terangnya.

Lanjutnya, untuk mengintervensi stunting, tidak hanya saat bayi lahir. Pada usia remaja, legiselator dari Dapil Jawa Tengah III ini menjelaskan bahwa kecukupan gizi harus dipenuhi. Selain itu pada remaja putri dapat mengkonsumsi kapsul penambah darah sesuai dengan program pemerintah pusat.

“Lalu saat hami juga harus makan makanan yang bergizi agar anak yang dikandung tercukupi gizinya,” ucap Edy.

Lebih lanjut, pangan bergizi tidak harus mahal. Menurut Edy, ada bahan pangan yang bisa didapat di sekitar masyarakat dan bisa dikonsumsi dengan mudah dan murah. Selain itu, jika membeli produk pangan, dia menyarankan agar yang sudah ada nomor registrasi dari BPOM. Terutama untuk makanan pabrikan.

“Dari sidak yang dilakukan BPOM, masih banyak makanan yang tidak punya izin. Bisa saja itu mengandung bahan yang tidak baik untuk tubuh,” kata Politikus PDI-Perjuangan itu.

Edy Wur menambahkan, misalnya saja mengandung pewarna sintetis, boraks, formalin, atau zat kimia berbahaya lainnya. Sehingga hadirnya BPOM ini dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat.

“Selain makanan, yang perlu diperhatikan adalah skincare,” kata Edy.

Minat masyarakat untuk tampil cantik semakin tinggi. Sehingga banyak produk skincare yang muncul di pasaran. Animo masyarakat ini dimanfaatkan oleh orang tidak bertanggungjawab. Misalnya dengan mencampurkan bahan kimia yang dalam jangka pendek bisa memuat perubahan yang signifikan.

“Tetapi jika digunakan dalam waktu lama bisa berbahaya. Misalnya mengandung merkuri, hasilnya wajah jadi rusak,” imbuhnya.

Untuk itu dia berharap agar masyarakat untuk teliti sebelum mengkonsumsi atau menggunakan makanan, obat, atau perawatan kulit. Cara yang paling mudah adalah melakukan cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kadaluarsa (KLIK).

“Jika itu dilakukan, risiko masyarakat untuk terhindar produk makanan, obat, dan skincare ilegal bisa dilakukan,” tutur Edy.

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
3 + 8 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi