Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (1 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (3 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (5 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (5 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (5 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (5 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (20 jam yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu) • Ilusa Berbagi, Salurkan 148 Tangki Air Bersih untuk Warga Blora (1 hari yang lalu)
INFODESA 21 Desember 2019, 16:13 WIB 473 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Bumi Lamaranginang Deklarasikan ODF

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Bumi Lamaranginang Deklarasikan ODF
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

LUWU UTARA, INFODESANEWS.COM – Kabupaten Luwu Utara dengan julukan Bumi Lamaranginang di Provinsi Sulawesi-Selatan (Sulsel) menggelar deklarasi ODF (Open Defecation Free) atau ” awas/stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS)” di Aula hotel Remaja Masamba, Sabtu(21/12).

Deklarasi tersebut dihadiri 36 perwakilan dari desa dan kelurahan Se-Kabupaten Lutra, Kecamatan Masamba, Kecamatan Sukamaju Selatan, Kecamatan Tana Lili dan para komunitas penggiat ODF.

Bupati Luwu Utara, Hj. Indah Putri Indriani pada deklarasi ODF ini mengatakan, Stop buang air besar (berak) di sembarangan tempat dan hal tersebut merupakan wujud pemberdayaan masyarakat dengan kemandirian yang mampu mengubah perilaku hidup bersih dan sehat dari masyarakat yang buang air besar di sembarang tempat menjadi buang air besar di jamban yang sehat.

“Hal ini merupakan bentuk komitmen tinggi masyarakat dalam upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan,” tutur Bupati cantik Indah Putri Indriani.

Dan Indah berharap Bumi Lamaranginang akan menjadi percontohan bagi daerah lain di Sulsel untuk melakukan perubahan pola hidup warganya agar tidak buang air besar sembarangan, dan kepada seluruh Desa, Kelurahan serta Kecamatan lain yang belum deklarasi stop buang air besar sembarangan, agar memiliki komitmen untuk menuju ke arah itu.

Dalam kesempatan itu dilakukan pula pembacaan komitmen untuk menganjurkan warganya agar tidak buang air besar sembarangan.

“Harapan Pemda Lutra, jamban atau sanitasi yang sudah ada bukan sekedar memenuhi standar, melainkan terpenuhinya penunjang kesehatan warga, seperti tak berbau dan juga bisa mengkonsumsi air yang layak, intinya harus berdampak positif pada kesehatan warga,” harap Bupati perempuan yang cantik ini.

Hadir dalam deklarasi ODF Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Andi Muh Nasrum, Kadis PRKP2 Syamsul Syair, Fasilitator STBM Provinsi Sulsel. (yus/yn)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi