Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (1 jam yang lalu) • Dr Darlian Pone Lantik Citra Dianto Sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk (1 jam yang lalu) • Pemkab Blora Usulkan Rp8,5 Miliar untuk Pilkades Serentak 242 Desa pada 2027 (3 jam yang lalu) • Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (5 jam yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (6 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (16 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (18 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (18 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (23 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (1 hari yang lalu)
INFODESA 11 November 2020, 21:41 WIB 1,132 PDF

Bupati Ambil Kebijakan Tegas Dan Strategis Persoalan Ketersediaan Pupuk di Blora

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Bupati Ambil Kebijakan Tegas Dan Strategis Persoalan Ketersediaan Pupuk di Blora
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BLORA, INFODESANEWS | Bertempat di ruang pertemuan Sekretariat Daerah, Bupati memimpin rapat koordinasi (rakor) pengendalian pupuk bersubsidi dengan menggunakan kartu tani di Kabupaten Blora didampingi oleh Kabid Prasarana dan Sarana Dinas Pertanian dan Perkebunan  Provinsi Jawa Tengah, Ir. Tri Susilarjo, wakil ketua DPRD, Siswanto serta Perwakilan dari Kejaksaan Negeri, pada hari senin (9/11/2020).

Rapat tersebut dilaksanakan setelah melihat adanya permasalahan pendistribusian pupuk bersubsidi ke petani, dimana saat musim tanam ini banyak petani yang mengeluh tentang kelangkaan pupuk bersubsidi.

Setelah mendengarkan keluhan yang disampaikan oleh perwakilan berbagai pihak mulai dari petani, distributor hingga  yang menyampaikan tentang permasalahan kelangkaan pupuk bersubsidi di pasaran, perwakilan distributor menyampaikan permasalahan distribusi pupuk bersubsidi ke petani terjadi karena adanya regulasi yang mengakibatkan distributor dan Kios Pupuk Lengkap (KPL) yang biasa disebut pengecer takut untuk mengambil keputusan.

Mendengar keluhan yang disampaikan, Bupati mengambil beberapa kebijakan tegas dan strategis, dimana sasaran utamanya adalah ketersediaan pupuk terutama yang bersubsidi dapat dinikmati petani untuk memperoleh hasil panen yang optimal.

Untuk para petani yang belum memiliki kartu tani dan sudah masuk ke Sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) harus segera dilayani oleh pengecer, dengan catatan mengisi form yang telah disediakan dimana form tersebut telah ditanda tangi, sehingga petani bisa segera menerima pupuk bersubsidi yang dibutuhkan dan pengecer tidak melanggar regulasi yang ada. Sedangkan untuk yang telah memiliki Kartu Tani tetapi belum masuk ke sisten E-RDKK untuk tahun ini belum bisa dilayani dikarenakan meskipun telah memiliki Kartu Tani belum tentua membutuhkan pupuk pada tahin ini, sehingga di tidak mendaftar ke E-RDKK.

“Keputusan ini perlu saya tegaskan supaya tidak terjadi keruwetan dalam hal pendistribusian pupuk terutama yang bersubsidi. ” Ucap Djoko nugroho dan disambut baik oleh peserta yang hadir.

Bupati juga meminta kepada para distributor dan pengecer untuk mengoptimalkan pupuk bersubsidi dahulu dengan tujuan supaya petani dapat segera memulai masa tanam ini.

“Saya meminta para distributor dan pengecer tidak memaksakan pembelian pupuk non subsidi,” tandas Bupati.

Bupati juga menyampaikan bahwa pengawasan mengenai distribusi pupuk bersubsidi ini harus terlaksana dengan baik.

“Saya ingin sistem pengawasan distribusi pupuk bersubsidi mulai tingkat kabupaten, kecamatan sampai dengan desa harus terlaksana dengan baik, bukan hanya sebuah formalitas saja. Gunakan sumber dana yang ada dengan baik” Ucap Djoko Nugroho.

Di akhir rakor, Bupati memerintahkan kepada para camat dan forkompimcam untuk segera melakukan pengecekan pupuk bersubsidi ke gudang – gudang di semua wilayah Kabupaten Blora, dimana ada 4 gudang pupuk bersubsidi, distributor sampai ke pengecer yang melayani kebutuhan di wilayah Blora, dimana Gudang pupuk bersubsidi yang berasal dari produsen terlatak di Blora, Ngawen, Randublatung dan Cepu.

“Saya minta para camat didampingi forkompimcam untuk segera melakukan pengecekan ketersediaan pupuk bersubsidi ke semua gudang produsen, distributor sampai pengecer, hasilnya segera laporkan ke saya, untuk secepatnya kita ambil langkah tepat.”Tegas Bupati.

Turut hadir dalam acara rakor ini adalah Forkopimda, anggota DPRD, Sekda Blora Komang Gede Irawadi, SE, Msi, Kepala Dinas Pertanian, Komisi B DPRD, Staf Ahli Bupati dan Asisten sekda, Camat se Kabupaten Blora, Perwakilan pupuk Pusri dan Petrokimia, ADM perhutani se Kabupaten Blora, Distributor pupuk bersubsidi, Pengecer pupuk subsidi dan HKTI Blora.(Tim Liputan Prokompim Blora)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
9 + 5 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi