Sabtu, 26 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (15 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (18 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (20 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (22 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (22 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (22 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (22 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (2 hari yang lalu)
INFODESA 15 Desember 2018, 06:05 WIB 372 kali dibaca ~3 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Bupati Banyumas Buka Pameran Pembangunan Infrastruktur

Penulis: Redaksi
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Bupati Banyumas Buka Pameran Pembangunan Infrastruktur
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaksi

BANYUMAS, INFODESANEWS – Bupati Banyumas Ir Achmad Husein membuka secara resmi Pameran Pembangunan yang di kemas dalam Gebyar Infrastruktur 2018 Kabupaten Banyumas, Jumat (14/12) di Taman Sumber Daya Air (Tesda) Purwokerto. Pameran ini dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Bakti ke-73 Pekerjaan Umum dan akan digelar mulai hari ini Jumat(14/2) hingga Minggu (16/2). Pada kesempatan ini juga dirangkai dengan peresmian TESDA Sungai Kranji.

Kepada Dinas Pekerjaan Umum Dr Ir Irawadi Ces mengatakanGebyar Infrastruktur diikuti 7 OPD dengan menampilkan 13 Stand. Antara lain Stand Balai Pengelola Sumber Daya Air Serayu Citanduy Provinsi Jawa Tengah, Dinas Perumahan dan Pemukiman, Dinas Lingkungan Hidup, Balai Pengelola Pelaksana Jalan Nasional Wilayah Jawa Tengah, Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak Yogyakarta, Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Wilayah Jawa Bagian Tengah, Universitas Wijaya Kusuma Purwokerto dan Darma Wanita Persatuan DPU Kabupaten Banyumas.

“Pameran ini memamerkan kegiatan pembangunan di wilayah Kabupaten Banyumas antara lain peningkatan jaringan jalan sebanyak 175 paket, peningkatan kualitas jembatan sebanyak 36 unit, percepatan pembangunan underpass dan overpass 3 unit, peningkatan luas lahan yang teraliri air irigasi 44 paket, rehabilitasi 10 unit kantor kecamatan 10 unit dan kantor kelurahan 10 unit. Kemudian reorganisasi 99 P3A berbadan hukum, Reaktifasi Formas Pejal 27 kecamatan serta Reaktifasi Formas pesung di Sungai Kranji dan Banjaran.” jelas Irawadi.

Sementara itu Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan infrastuktur merupakan organ yang penting demi kelangsungan hidup sebuah daerah. Infrastruktur sebagai salah satu roda penggerak pertumbuhan ekonomi, mengingat gerak laju dan pertumbuhan ekonomi tidak dapat pisahkan dari ketersediaan infrastruktur seperti transportasi, telekomunikasi, sanitasi, dan energi.

“Mengingat penting infrastruktur ini, Pemerintah Kabupaten Banyumas telah menetapkan pembangunan infrastruktur sebagai salah satu Misi Kabupaten Banyumas tahun 2018 – 2023, yaitu “Meningkatkan kualitas dan kuantitas infrastruktur dasar yang merata dan memadai sebagai daya ungkit pembangunan”, dengan tujuan untuk peningkatan ketersediaan dan kualitas infrastruktur sebagai penunjang kesejahteraan masyarakat dan pewujudan pembangunan berwawasan lingkunga.

“Wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Banyumas ini bisa kita saksikan dalam “gebyar infrastruktur”, masyarakat bisa menyaksikan apa yang sedang dilaksanakan pemerintah Kabupaten Banyumas, ini sekaligus sebagai peratnggungjawaban publik,” katanya

Bupati juga mengajak masyarakat untuk bersama sama mengawasi pelaksanaan proyek agar berjalan baik, tepat waktu, tepat mutu dan memberi azas manfaat untuk masyarakat luas. Walaupun pembangunan infrastruktur terus ditingkatkan, namun demikian tetap memperhatikan kelestarian lingkungan. Hal ini ditandai dengan dibangunnya taman-taman kota untuk menambah ruang terbuka hijau (RTH), seperti halnya Taman Pangripta Brubahan Kranji, serta pembangunan Taman Edukasi Sumber Daya Air (TESDA) Sungai Kranji, untuk menjadikan kawasan sungai kranji sebagai waterfront city, dalam rangka pengelolaan sumber daya air secara terpadu dan keberlanjutan mulai dari hulu (wilayah konservasi), tengah (wilayah pendayagunaan), hingga hilir (wilayah pengendalian daya rusak air).

“Saya berharap TESDA akan menjadi salah satu ikon baru di Banyumas, dan akan terus ditingkatkan untuk edukasi,” tambahnya

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaksi Infodesanews

Redaksi Infodesanews

Redaksi Pelaksana & Admin

Dewan Redaksi Pusat INFODESANEWS Bersama Membangun Indonesia.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
2 + 9 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi