Rabu, 30 September 2026
TERKINI
• Dukung Perencanaan Pembangunan Desa, Babinsa Hadiri Musrenbangdes (17 detik yang lalu) • Duta Baca Desa di Blora Dorong Generasi Muda Manfaatkan Gadget untuk Literasi dan Potensi Desa (1 jam yang lalu) • Ponpes Al Abror Rayakan HUT ke-4, Plt Asisten II Bernostalgia dan Ajak Warga Waspada Kebakaran (11 jam yang lalu) • Dari TOGA ke Pasar Digital, UMS Bekali Mitra PAKYA Herbal Strategi Instagram dan WhatsApp Business (13 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Sidodadi Asri Gelar Musyawarah Rencana Pembangunan Desa Tahun 2027 (13 jam yang lalu) • Karang Taruna Got Talent 2026 Siapkan Panggung Talenta Muda Lampung Selatan, Saatnya Bakat Lokal Tunjukkan Prestasi (18 jam yang lalu) • Pemerintah Desa Margo Mulyo Gelar Musrenbangdes Tahun 2027 (19 jam yang lalu) • DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah (20 jam yang lalu) • GERAK CEPAT TNI-POLRI DAN DAMKAR, SALURKAN AIR BERSIH MENGALIR UNTUK WARGA DESA SERDANG (21 jam yang lalu) • Kodim 0906/Kkr Salurkan Bantuan Air Bersih kepada Warga Bendang Raya (21 jam yang lalu)
NASIONAL 01 April 2021, 23:40 WIB 1,169 PDF

Bupati Blora mengandeng Ketua DPRD Blora Belajar Srg Ke Wonogiri Bersama

Admin Utama
Oleh: admin • ~3 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Bupati Blora mengandeng Ketua DPRD Blora Belajar Srg Ke Wonogiri Bersama
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

BLORA, INFODESANEWS | Komitmen Bupati H. Arief Rohman, S.IP, M.Si  dengan DPRD Blora untuk membantu petani  pasca panen bertolak ke Kabupaten Wonogiri guna studi banding atau kunjungan kerja terkait pengelolaan SRG, dalam hal serap gabah dan penjualan pasca panen, Kamis, 1/02/21.

“Kami dari Blora hadir ke Wonogiri yang pertama untuk bersilaturahmi dan yang kedua ingin belajar tentang pengelolaan SRG. Bahwasanya saat saya dan Pak Jekek (sapaan akrab Bupati Wonogiri) rapat dengan Wamendag dan Pak Gubernur di Semarang beberapa waktu lalu, disampaikan bahwa Wonogiri memiliki pengelolaan SRG yang terbaik dengan membentuk Badan Usaha Milik Petani (BUMP). Dimana salah satu usahanya bisa menyediakan beras untuk pasokan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Oleh karena itu kami ingin kedepan Blora bisa mengikuti kesuksesan Wonogiri,” terang Bupati Arief Rohman.

Menurut Bupati Arief, saat ini permasalahan petani dan bantuan sosial terus menjadi momok yang tak kunjung usai. Sehingga pihaknya ingin  ada gebrakan baru. Apalagi SRG di Wonogiri ini juga telah berhasil menyalurkan gabah petani untuk diekspor keluar negeri.

“Oleh sebab itu mohon bantuan dan arahannya tentang kiat kiat mengaktifkan SRG agar yang ada di Blora juga bisa sesukses Wonogiri. Tagline kita sudah sama, disini Go Nyawiji Sesarengan mBangun Wonogiri, sedangkan kami di Blora mengusung tagline Sesarengan mBangun Blora. Semoga suksesnya nanti juga sama,” tambah Mas Arief, sapaan akrab Bupati Blora.

Sementara itu, Bupati Wonogiri, Joko Sutopo mengapresiasi kedatangan Bupati Blora dan rombongan atas kegigihannya untuk membangun sektor pertanian dengan SRG.

“Suatu kehormatan bagi Wonogiri bisa menerima Pak Bupati Blora bersama rombongan. Meskipun tetap prokes semoga tidak mengurangi semangat kita untuk bersama-sama membangun daerah,” ujar Joko Sutopo.

Pihaknya mengaku bahwa sektor pertanian jika dibahas persoalannya tidak akan habis. Adanya SRG di Wonogiri ini menurutnya juga berkat kerjasama seluruh pihak yang konsisten dan menggandeng para petani milenial yang terus semangat berinovasi.

“SRG jangan hanya bisa menampung gabah, namun juga membina petani agar gabahnya layak masuk. SRG kita dikelola para petani milenial yang tergabung dalam Badan Usaha Milik Petani (BUMP) Pengayom Tani Sejagad. Sudah ribuan petani yang dibina. Kami sangat terbuka monggo diskusi langsung dengan para petani milenial kita, ini hadir disini ada Mas Guruh dan Mas Hanjar,” lanjut Bupati Jekek, sapaan akrab Joko Sutopo.

Sedangkan untuk BPNT, menurut Jekek kuncinya ada di data. Data selalu menjadi sumber permasalahan dalam penyaluran bantuan.

“Perbaikan, pengajuan validasi selalu dilakukan, namun data yang kembali ke daerah kadang juga masih mental. Kita harus rutin melakukan perbaikan data ini sesering mungkin. Sehingga data Wonogiri ini dinilai sebagai data hidup karena selalu kita evaluasi. Kekompakan data ini harus dibangun,” tambahnya.

Direktur BUMP Pengayom Tani Sejagad , Guruh bersama rekannya, Hanjar Lukito Jati menjelaskan bahwa BUMP yang ia pimpin mulai dipercaya mengelola SRG pada tahun 2017.

“Berkat konsistensi, inovasi, dan dukungan regulasi dari pemerintah akhirnya kami berhasil menjalankan SRG. Ketersediaan bahan baku gabah harus dipastikan dengan membentuk petani binaan. Saat ini sudah ada lebih dari 1500 petani yang menjadi binaan kami, baik petani organik maupun konvensional,” jelas Guruh.

Dari seluruh petani binaan tersebut, gabah diolah dalam SRG dengan menghasilkan beragam produk mulai beras untuk kepentingan BPNT, beras ASN, hingga beras untuk kepentingan ekspor.

“Ekspor kita sudah mencapai Amerika, Eropa, Singapura, dan Malaysia. Monggo kalau mau lihat langsung prosesnya dan regulasi apa yang harus disiapkan, kita siap membantu,” kata Guruh.

Acara dilanjutkan dialog tanya jawab dan peninjauan langsung gudang SRG yang berada di Kecamatan Selogiri. Bupati Arief Rohman dan Wakil Bupati Tri Yuli Setyowati optimis apa yang ada di Wonogiri bisa dilaksanakan di Blora.

“Kita harus optimis, setelah belajar di Wonogiri semoga SRG di Blora bisa segera kita hidupkan agar petani bisa lebih sejahtera, bebas dari permainan harga tengkulak,” harapnya. (Tim liputan Prokompim Blora)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #NASIONAL #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
6 + 3 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi