Jumat, 25 September 2026
TERKINI
• Hasil Lab Kasus MBG Blora Berbeda dengan Keterangan Dinkes, Bacillus cereus Dipertanyakan (4 jam yang lalu) • 17 Desa Wilayah Lamsel Bakal Mengikuti Penilaian Desa Antikorupsi Tingkat Provinsi (7 jam yang lalu) • Kodim 0721/Blora dan BAZNAS Bedah Dua Rumah Warga Sambut HUT ke-81 TNI (9 jam yang lalu) • Fly Jaya Buka Rute Penerbangan Reguler Masamba-Makassar Segera Mengudara (11 jam yang lalu) • Ketum LAFKI dr Benny, Dorong RS Elim Rantepao Dikembangkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan (11 jam yang lalu) • SDN 1 Plosarjo Terima Bantuan Revitalisasi, Kelas Rusak Kini Siap Jadi Ruang Belajar Nyaman (11 jam yang lalu) • Perkuat Kelembagaan dan Kolaborasi, PWI Sulsel Silaturahmi ke Bank Mandiri (11 jam yang lalu) • Dua Bulan Hampir Berlalu, RDP Limbah PT Ciomas Belum Terwujud, Ada Apa? (1 hari yang lalu) • Geothermal Rajabasa Ditolak Masyarakat, DPRD Siap Teruskan Aspirasi hingga ke Pemerintah Berwenang (1 hari yang lalu) • Bupati Banyumas Dukung GreenMu, Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi (1 hari yang lalu)
INFODESA 05 Juni 2025, 20:12 WIB 1,993 kali dibaca ~2 mnt baca Bukti Tayang (PDF)

Bupati Egi Lamsel Peringkat Kedua Produsen Jagung Terbesar di Provinsi Lampung

Penulis: Redaktur Lampung
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Bupati Egi Lamsel Peringkat Kedua Produsen Jagung Terbesar di Provinsi Lampung
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / Redaktur Lampung

LAMPUNG SELATAN, INFODESANEWS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada jagung nasional dengan menggelar Panen Raya Jagung di Dusun Sededer, Desa Banjar Masin, Kecamatan Penengahan.

Kegiatan panen raya serentak sekaligus groundbreaking gudang penyimpanan jagung dan gabah di 18 lokasi nasional yang dipusatkan di Bengkayang, Kalimantan Barat, Kamis (5/6/2025) ini, dihadiri langsung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Panen raya ini merupakan bagian dari hasil kolaborasi antara Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan dengan petani dan penyuluh dalam pengembangan sektor pertanian jagung yang menjadi salah satu komoditas unggulan Lampung Selatan.

Dalam sambutannya, Bupati Egi menyampaikan apresiasi kepada seluruh petani, penyuluh, dan pemangku kepentingan atas kontribusi mereka terhadap ketahanan pangan daerah.

“Swamenda Jagung 2025 ini merupakan target strategis nasional dalam mewujudkan kemandirian pangan dan menekan impor. Ini ditempuh melalui gerakan tanam serentak sejuta hektare serta sinergi lintas sektor, termasuk peran aktif kepolisian,” ujar Egi.

Egi mengungkapkan, berdasarkan data BPS 2025, Lampung Selatan menempati peringkat kedua produsen jagung terbesar di Provinsi Lampung. Total luas tanam mencapai 127.718 hektare dengan produksi 783.027 ton dan produktivitas 6,13 ton per hektare. Kecamatan Penengahan menjadi penyumbang terbesar dengan produksi 89.797 ton.

Egi juga menyampaikan, sejumlah langkah telah dilakuan pemerintah daerah, seperti penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) jagung oleh Bulog sebesar Rp5.500/kg, serta bantuan benih untuk 5.000 hektare lahan reguler dan 202 hektare lahan tumpang sari mitra Polri. Selain itu, telah disalurkan enam unit corn sheller dari hibah Dinas TPHBUN.

Dalam siaran virtual dari Kalimantan Barat, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan dukungan penuh Polri terhadap program Swasembada Jagung Nasional.

Ia menyebut, program ini menargetkan penanaman seluas satu juta hektare dengan potensi panen hingga 10 juta ton per tahun. Saat ini, sebanyak 136.563 kelompok tani telah diberdayakan. Di wilayah Bengkayang sendiri, panen telah mencapai 218,5 hektare.

Listyo juga meresmikan pembangunan gudang penyimpanan jagung milik PT Pangan Merah Putih di Kalimantan Barat, yang dirancang memiliki kapasitas produksi hingga 300 ton per hari.

Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, bahwa kolaborasi lintas sektor ini merupakan bagian dari pembentukan ekosistem pertanian nasional yang melibatkan sinergi antara TNI, Polri, kementerian, sektor swasta, dan masyarakat.

Sementara itu, dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi kontribusi semua pihak atas capaian tersebut. Ia menutup acara dengan peresmian simbolik panen raya dan peletakan batu pertama gudang penyimpanan jagung nasional. Presiden menekankan bahwa swasembada pangan merupakan fondasi utama dalam menjaga kedaulatan negara.

“Tak ada bangsa yang benar-benar merdeka tanpa mampu mencukupi pangannya sendiri. Kita tak hanya ingin swasembada, tapi menjadi lumbung pangan dunia,” tegas Prabowo. (Red/sumber diskominfo Lamsel)

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Iklan Penulis & Sponsor Space Iklan Disewakan - Hubungi Redaksi

Rekomendasi Shopee Pilihan Redaksi

Diskon Spesial
Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Redaktur Lampung

Redaktur Lampung

Redaktur Wilayah Lampung

Pengelola rubrik liputan daerah Lampung, dinamika desa, dan pembangunan nusantara.

Redaksi Wilayah • Terverifikasi Kominfo 593

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
7 + 7 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi