Jumat, 2 Oktober 2026
TERKINI
• Presiden Prabowo Resmikan Renovasi Museum Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya (7 jam yang lalu) • Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Blora, 13 Siswa SDN 1 Tutup Alami Keluhan (8 jam yang lalu) • Polres Blora Bongkar 5 Kasus Narkoba, 8 Tersangka Diamankan (13 jam yang lalu) • 63 Prajurit Kodim 0721/Blora Naik Pangkat, Dandim Tekankan Tanggung Jawab Lebih Besar (15 jam yang lalu) • Revitalisasi KB Aisyiyah Dologan: Bangunan Baru, Semangat Baru untuk Anak Usia Dini (16 jam yang lalu) • Teguhkan Nilai-Nilai Pancasila Danramil Tenggarong Hadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila (17 jam yang lalu) • Pancasila Dikumandangkan, Keadilan Dipertanyakan (19 jam yang lalu) • Renungan Suci di Tugu Pancasila Blora, Pemuda Pancasila Ajak Masyarakat Bumikan Nilai-Nilai Pancasila (1 hari yang lalu) • Lampung Selatan, Duduki Pringkat 3 Nasional Dalam PPD 2026 (1 hari yang lalu) • Secara Aklamasi Mas Bro Jadi Ketua Umum DPD LPM Kabupaten Lampung Selatan (1 hari yang lalu)
INFODESA 01 Februari 2022, 11:07 WIB 1,289 PDF

Bupati Gencarkan Vaksinasi ke Lansia

Admin Utama
Oleh: admin • ~2 mnt baca
AI Suara

Dengarkan artikel dibacakan otomatis

Bupati Gencarkan Vaksinasi ke Lansia
Foto: Dokumentasi infodesanews.com / admin

PATI, INFODESANEWS – Pemerintah Kabupaten Pati saat ini masih mengupayakan agar capaian vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat lanjut usia (Lansia) setidaknya bisa mencapai prosentase di atas 70 persen.

Bupati Pati Haryanto menyebut, saat ini capaian vaksinasi lansia masih berkutat di angka 65 persen. Adapun total sasaran vaksinasi lansia ialah 140 ribu penduduk.

Hal tersebut ia sampaikan usai memimpin Rapat Koordinasi Evaluasi Vaksinasi Covid-19 di Pendopo Kabupaten Pati, Senin (31/1).

“Secara keseluruhan sudah 83 persen. Kalau anak-anak (usia 6-11 tahun) mudah. Belum satu bulan sudah 82 persen (dari 112 ribu sasaran). Adapun lansia berkutat di 65 persen,” ujar dia ketika diwawancarai.

Menurut Haryanto, angka 65 persen untuk vaksinasi lansia sebetulnya sudah cukup baik. Namun, menurutnya masih perlu dimaksimalkan agar bisa di atas 70 persen atau bahkan 80 persen.

Bupati menilai, kendala untuk vaksinasi lansia, rata-rata anaknya tidak membolehkan, kemudian memiliki penyakit bawaan, atau enggan hadir di lokasi suntik vaksin.

Ia mengatakan, pihaknya akan melakukan strategi jemput bola, yakni mendatangi lansia yang belum vaksin dari rumah ke rumah.

“Jadi strategi jemput bola. Malam hari kami datangi. Bukan sekadar disiapkan tempat untuk vaksin, tapi didatangi langsung. Kalau sudah diberi pengertian in syaa Allah bisa,” ungkap dia.

Haryanto mengatakan, evaluasi vaksin hari ini juga dilakukan untuk mengantisipasi varian Covid-19 Omicron. Sekalipun belum diketahui di Pati ada atau tidak (penularan omicron), yang jelas vaksin harus tetap dijalankan secara maksimal.(@Gus)

Oleh: admin

Suka dengan artikel ini?

Bagikan informasi penting ini kepada rekan, keluarga, dan grup media sosial Anda.

Topik: #INFODESA #infodesanews #kabarindonesia
Admin Utama
Jurnalis Terverifikasi Administrator Utama

Admin Utama

Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Portal Berita INFODESANEWS.

Redaksi Wilayah • Kominfo No. 593
Semua Berita Penulis Ini

Komentar Pembaca (0)

Ruang Aspirasi & Tanggapan Terbuka

Aman & Rahasia
5 + 4 =

Belum ada komentar untuk berita ini.

Jadilah yang pertama menyampaikan pandangan Anda!

Beranda Daerah
TV DESA
Redaksi